Cara Mengelola Stok Barang untuk Industri Manufaktur

Diperbarui: 28 Sep

Mengelola persediaan stok barang dengan bantuan teknologi memang menjadi lebih mudah. Dengan pengelolaan stok yang lebih cepat dan efisien, permintaan konsumen terhadap produk juga meningkat. Sehingga perusahaan harus menjaga performa bisnis untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumen.


Salah satu industri yang erat kaitannya dengan penggunaan manajemen stok barang adalah industri manufaktur. Perusahaan yang merubah barang bahan baku menjadi sebuah produk dengan skala yang besar tentu perlu memiliki tempat penyimpanan yang besar, baik untuk menyimpan stok bahan baku dan stok produk jadi.


Cara Jitu Mengelola Stok Barang

Pemisahan gudang penyimpanan untuk bahan baku dan produk jadi menjadi langkah awal untuk melakukan kelola stok barang. Selain menyediakan gudang terpisah untuk stok barang yang berbeda, berikut beberapa cara jitu untuk mengoptimalkan kelola stok barang bagi industri manufaktur:


Tetapkan Batas Minimum Stok Barang

Bisnis industri manufaktur perlu memiliki persediaan stok bahan baku untuk menciptakan sebuah produk. Untuk mempertahankan performa bisnis dan memenuhi permintaan konsumen, bisnis manufaktur perlu menetapkan batas minimum stok barang, dan jika stok mendekati batas minimum maka perlu dilakukan pemesanan stok. Dengan begitu, bisnis manufaktur dapat terus memproduksi tanpa ada hambatan baik dari waktu dan stok barang.


Melakukan riset Permintaan Konsumen

Untuk menjaga bisnis agar tetap berjalan dengan lancar, pelaku industri seperti manufaktur perlu memiliki prediksi permintaan konsumen terhadap sebuah produk. Melakukan prediksi permintaan konsumen, pelaku bisnis perlu memiliki data dari beberapa sumber seperti, tren pasar, data penjualan sebelumnya, tingkat pertumbuhan ekonomi dan menghitung biaya iklan yang telah direncanakan.

riset pasar dengan sistem manajemen gudang

Membaca permintaan konsumen secara akurat membantu bisnis untuk menjaga stok barangagar tidak berlebih maupun kekurangan, menghilangkan pengadaan barang yang tidak perlu serta mengetahui jumlah stok barang yang diperlukan tiap waktu.


Menerapkan Prinsip First In First Out (FIFO)

Penerapan metode First in First out (FIFO) kerap ditemui pada sistem manajemen gudang. Metode ini dapat membantu menekan angka stok mati dan stok yang berusia lama. Ini artinya stok barang terlama (stok yang pertama masuk) wajib digunakan terlebih dahulu (pertama keluar).

metode first in first out (FIFO) sistem manajemen gudang (wms)

Untuk dapat menentukan usia stok barang, dilakukan dengan cara pendataan saat barang masuk ke gudang, dari situ dapat ditentukan lama waktu barang mengendap di gudang. Selain itu penerapan metode ini, membantu bisnis besar seperti manufaktur untuk memiliki area gudang yang terorganisir, sehingga pengelompokan stok barang lebih efisien.


Analisa data stok barang secara detail

Perpindahan stok barang, baik barang masuk, pindah, maupun digunakan perlu pendataan secara detail. Data perpindahan stok barang dapat membantu bisnis industri manufaktur untuk menentukan jumlah produk yang akan dihasilkan dari stok bahan yang tersedia, menentukan permintaan pasar, serta mengetahui pengiriman stok barang secara real-time. Dengan data yang lengkap, maka industri manufaktur dapat menentukan produk dengan permintaan tinggi, dan lebih fokus untuk mengembangkan bisnis dengan analisa berbasis data.


Baca juga:

  1. Pengertian Warehouse Management System dan manfaatnya bagi Bisnis anda

  2. Cara Stok Opname yang Efektif Wajib Tahu!

  3. WMS Prieds: Tingkatkan efisiensi ekosistem supply chain


Bangun relasi yang baik dengan Pemasok

Bergerak dalam industri manufaktur perlu memiliki persediaan stok bahan baku. Untuk dapat menjaga ketersediaan stok bahan baku, perlu bagi industri manufaktur untuk membangun relasi yang baik dengan pemasok atau supplier. Dengan begitu pihak pemasok akan lebih bersedia untuk melakukan kerja sama dengan bisnis manufaktur terkait stok bahan baku. Sehingga bisnis dapat menjaga kualitas produk yang dihasilkan, dan memenuhi jumlah permintaan konsumen.


Permudah kelola stok barang bagi industri manufaktur dengan sistem manajemen gudang

Melihat cara jitu mengelola stok barang diatas, bisnis industri manufaktur dapat menerapkan Warehouse Management System (WMS) dari Prieds. Pengelolaan stok barang pada bisnis manufaktur anda akan jauh lebih efisien dengan bantuan sistem WMS, dan juga anda dapat melakukan kustomisasi yang sesuai dengan kebutuhan dari perusahaan Anda. Penerapan WMS dapat membantu efisiensi manajemen gudang perusahaan anda. Dengan fitur yang berlimpah, Anda dapat menikmati berbagai keuntungan dan manfaat bagi bisnis anda, seperti pendataan stok barang yang mudah dan terstruktur, membantu memaksimalkan area penyimpanan, menjaga jumlah stok barang dan masih banyak lagi.

Untuk mempelajari fitur lain, proses integrasi dan manfaat bagi bisnis anda dengan penerapan Smart Warehouse Management System, anda bisa Pelajari lebih lanjut dan konsultasikan dengan tim ahli Prieds untuk dapatkan banyak keuntungan dengan menerapkan Warehouse Management System pada bisnis Anda.

31 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua