top of page
  • kevramadhani

Kenali 5 Indikator kesuksesan Implementasi ERP pada Bisnis Anda

Mengembangkan bisnis merupakan tujuan utama dari suatu perusahaan. Untuk dapat mencapai tujuan tersebut, saat ini penggunaan teknologi dalam proses bisnis banyak dilakukan. Banyak perusahaan telah menggunakan Sistem ERP agar proses bisnis optimal dan memiliki riwayat data terintegrasi.


Tentunya, tidak seluruh upaya peningkatan performa bisnis dengan sistem ERP berhasil. Terdapat beberapa faktor yang perlu dicapai untuk mengetahui kesuksesan implementasi. Implementasi sistem ERP, baik sukses maupun gagal, akan mempengaruhi kinerja staff gudang dan juga menentukan kinerja bisnis secara keseluruhan. Untuk itu, perusahaan perlu melakukan peninjauan terkait implementasi ERP pada bisnis, sehingga perusahaan dapat merasakan keuntungan yang di dapat melalui sistem ERP.


5 Indikator Penting bagi kesuksesan Implementasi Sistem ERP

Indikator kesuksesan implementasi sistem ERP

Penerapan sistem ERP pada perusahaan mempermudah pengelolaan beragam proses bisnis. Beragam modul pada sistem ERP berperan sebagai alat manajemen reporting dan pusat data dari beragam divisi yang kemudian diintegrasikan. Dengan begitu, seluruh staf perusahaan dapat melakukan tugasnya secara efektif dan efisien. Perusahaan perlu memperhatikan dan memenuhi indikator berikut agar implementasi sistem ERP dapat dikatakan berhasil dan memiliki dampak positif dalam bisnis, diantaranya :


Penggunaan sistem oleh seluruh staf

Penerapan sistem ERP dilakukan perusahaan untuk dapat mengoptimalkan kinerja proses bisnisnya. Untuk itu, staff yang bertanggungjawab atas proses bisnis akan menjadi pengguna penting dari sistem ERP.


Penting bagi manager untuk mempertimbangkan kebutuhan kerja para staf selaku pengguna akhir dari sistem ERP. Implementasi sistem ERP yang sesuai kebutuhan perusahaan akan menjadi tepat guna. Dengan begitu, proses bisnis akan menjadi lebih optimal dan penerapan sistem ERP dapat dibilang berhasil.


Kesesuaian Biaya dengan Kebutuhan

Implementasi sistem ERP pada proses bisnis membutuhkan biaya yang cukup besar. Perusahaan kerap kali memutuskan untuk memilih sistem ERP berdasarkan harga, tanpa memperhatikan fungsi dan fitur yang ditawarkan. Hal ini dapat mengakibatkan kegagalan implementasi sistem ERP dan justru akan merugikan perusahaan secara jangka panjang.


Untuk itu, perusahaan baiknya memperhatikan kebutuhan dari proses bisnis, biaya implementasi dan juga fungsi sistem ERP yang sesuai. Dengan begitu, perusahaan dapat memilih sistem ERP terbaik yang sesuai dengan biaya dan kebutuhan proses bisnis.


Relasi yang baik antara Perusahaan dengan vendor Sistem ERP

Komunikasi dan akuntabilitas yang baik antara perusahaan dan vendor akan membuat seluruh proses implementasi sisten ERP menjadi optimal. Tentunya saat proses pemasangan awal akan ada beberapa penyesuaian, sehingga komunikasi antar pihak menjadi hal yang penting. Selain itu, membangun relasi yang baik antara vendor sistem ERP dengan perusahaan dapat mendatangkan berbagai manfaat bagi kedua belah pihak kedepannya, seperti kemudahaan dalam mengatasi permasalahan sistem, potongan harga untuk peningkatan fitur, penawaran update terbaru dengan cepat dan masih banyak lagi.


Pelatihan dan Testing Sistem ERP

Sebelum sistem ERP digunakan dalam proses bisnis, tentu perusahaan perlu melakukan testing terlebih dahulu, agar saat penerapan minim terjadi error. Selain itu, staf perusahaan sebagai end user dari sistem ERP perlu mendapatkan pelatihan yang memadai. Melalui pelatihan, staf perusahaan diharapkan dapat menggunakan sistem ERP dengan baik sehingga kinerja dapat menjadi lebih optimal.


Tentunya implementasi sistem ERP membawa banyak perubahan pada proses bisnis, tak hanya konfigurasi ERP yang perlu ditambahkan, tetapi juga perlu dilakukan pelatihan untuk seluruh pengguna. Dengan begitu, baik end user maupun juga key user dapat memanfaatkan sistem ERP dengan baik dan menunjang kinerja proses bisnis agar lebih optimal lagi.


Digitalisasi dan otomatisasi proses bisnis

Proses bisnis dalam sebuah perusahaan yang dilakukan secara manual membuat seluruh staf menjadi terbiasa. Hal ini juga umum ditemukan saat melakukan implementas sistem ERP terbaru agar sesuai dengan sistem terdahulu. Tentu dengan adanya sistem ERP, proses secara manual ini perlu ditinggalkan agar tidak menghambat kinerja perusahaan maupun juga relasi dengan vendor ERP.


Perusahaan juga perlu menyesuaikan konfigurasi sistem ERP yang sesuai dengan kebutuhan agar tidak menambah biaya dan membuat proses testing menjadi panjang. Karena, jika konfigurasi sistem ERP berlebihan, maka bisa saja terjadi kegagalan dalam implementasi yang pada akhirnya akan merugikan perusahaan.


Dapatkan proses Implementasi sistem ERP yang mudah dengan Prieds ERP

sukses implementasi sistem ERP dengan Prieds

Agar perusahaan dapat meningkatkan proses bisnisnya, maka implementasi sistem ERP perlu dilakukan. Namun, sebelum memutuskan untuk menggunakan sistem ERP, ada beberapa indikator yang perlu dipertimbangkan, agar proses implementasi sukses. Perusahaan juga perlu mempertimbangkan fitur yang ditawarkan sistem ERP agar sesuai dengan kebutuhan bisnisnya. Tentunya, memilih vendor sistem ERP yang memiliki fitur lengkap dan mudah untuk di konfigurasi menjadi pilihan yang tepat bagi perusahaan. Untuk itu Prieds hadir dengan menawarkan sistem ERP terbaiknya.


Sebagai startup penyedia Sistem ERP, Prieds Technology hadir sebagai solusi manajemen pergudangan dan perencanaan sumber daya perusahaan melalui software yang dapat terhubung dengan hardware melalui teknologi IoT dan ERP. Beragam fitur yang ditawarkan oleh Sistem ERP Prieds dapat membantu bisnis anda untuk melakukan optimalisasi proses manajemen secara efisien, efektif dan akurat.


Anda dapat mempelajari lebih lanjut terkait kesuksesan penerapan sistem ERP melalui konsultasi dengan tim ahli Prieds. Dapatkan solusi tepat dan beragam keuntungan dengan menerapkan Sistem ERP Prieds pada bisnis Anda.

12 tampilan0 komentar