• Gabriel C Sudibyo

Apa itu Warehouse Management System?

Diperbarui: 2 Mar

Di masa penjualan yang serba cepat seperti sekarang, kelancaran transaksi (pengecekan ketersediaan & kondisi stok hingga penjualan) menjadi faktor penentu keberhasilan jual-beli produk.

Pemantauan stok tadinya membutuhkan proses manual yang melibatkan banyak pihak: sales menanyakan stok ke gudang, gudang membutuhkan waktu untuk mengecek dan menghubungi sales kembali, sales baru akhirnya menjamin ketersediaan barang yang dipesan.

Kemudahan untuk mengakses stok, mengecek, dan memastikan penyimpanan dalam kondisi prima menjadi faktor penentu kecepatan transaksi saat ini. Inilah yang menyebabkan banyak pelaku usaha dibidang grosir atau distribusi menerapkan Warehouse Manegement System (WMS) untuk meningkatkan efektifitas penyimpanan stok dan menurunkan biaya pengelolaan.


Warehouse Management System (WMS) Secara Ringkas

Mungkin Anda bertanya-tanya apakah WMS benar-benar bisa memberikan hasil semaksimal deskripsinya. Berikut merupakan detail proses yang dapat menjadi bukti bagaimana WMS dapat mengelola gudang secara efisien:


Mengapa Warehouse Management System (WMS) Penting untuk Bisnis


1. Smart Inventory

  • Warehouse Management System (WMS) secara otomatis memonitor barang masuk (stok baru) dan keluar, juga langsung (real time) menghitung ketersediaan stok terkini di gudang.

  • Dapat memonitor hari yang tersisa sebelum barang kadaluarsa (mengurangi kerugian akibat barang terbuang).

  • Mengatur otomatis suhu, kelembaban, dan keadaan gudang untuk mengoptimalkan durasi penyimpanan barang.

2. Manajemen Inventaris

  • Memantau mesin, suku cadang, atau peralatan industri lainnya agar tidak terlewat masa servis/maintenance.

  • Cek otomatis konsumsi listrik dari waktu ke waktu.

  • Sistem gudang PRIEDS bisa menggunakan barcode 1D ataupun QR code dengan generate sendiri dari sistem. Selain itu, sistem gudang PRIEDS juga bisa menggunakan barcode 1 D Existing yang tertera di produk.

3. Bongkar Muat Gudang

  • Warehouse Management System (WMS) secara akurat mendata lokasi barang sehingga mengurangi waktu yang terbuang dalam proses pengambilan barang untuk dimuat menuju pengiriman.

  • Mengurangi kegiatan manual dengan sensor otomatis, memaksimalkan waktu dan tenaga yang dibutuhkan.

  • WMS juga dapat membuat faktur pengiriman sesuai dengan barang yang telah didata keluar/masuk pengiriman.


Tahukah Anda?

Warehouse Management System (WMS) dapat mengecek ketersediaan stok kapan pun dan mencatat otomatis keluar-masuk stok. Dua hal ini sangat penting untuk mempercepat proses dari pembelian hingga pengiriman ke customer.


Kecepatan pengiriman, berdasarkan survei yang dipaparkan dalam jurnal analisis Customer Index Value Universitas Telkom (Fadhila, 2020) menjadi penentu keputusan klien terbesar: 60.34% untuk kembali membeli barang dari penyedia yang sama.


Contoh case study Warehouse Management System (WMS) dalam membantu pengelolaan gudang

Case Study Warehouse Management System (WMS) Prieds
Case Study Warehouse Management System (WMS) Prieds

Apakah Warehouse Management System (WMS) Prieds mahal?

PRIEDS memiliki model Subscription di mana pembayaran dapat dilakukan per bulan atau per tahun. Untuk produk Premium, terdapat one-time biaya implementasi.

Pembayaran dapat dilakukan dengan transfer bank, kami juga berpartner dengan Xendit untuk memudahkan pembayaran dengan kartu kredit maupun lainnya.

Demo request? Whatsapp kami untuk menyampaikan kebutuhan Anda dan tim kami akan membantu Anda!








127 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua