top of page

Peran Sistem ERP dalam Perkembangan Bisnis Industri Manufaktur

Diperbarui: 11 Nov 2023

Mengelola operasional bisnis manufaktur bisa menjadi hal yang menantang. Didalamnya melibatkan aktivitas koordinasi dengan berbagai departemen, manajemen inventory hingga melacak pesanan dan memastikan pengiriman produk tepat waktu. Perkembangan teknologi membuat proses pengelolaan bisnis manufaktur menjadi lebih mudah dengan bantuan Sistem ERP.


Sistem Enterprise Resource Planning (ERP) membantu perusahaan manufaktur mengelola operasional bisnis. Pengelolaan proses produksi, manajemen stok barang, manajemen finansial bisnis dan mengelola pesanan konsumen dapat dilakukan dengan mudah melalui satu sistem terpusat. Sistem ERP Manufaktur diciptakan untuk merampingkan proses bisnis, mengurangi penggunaan biaya, dan meningkatkan produktivitas perusahaan.


Salah satu keuntungan dari Sistem ERP manufaktur yaitu tersedianya data secara real-time, yang memudahkan bisnis untuk membuat kebijakan. Seluruh data yang berkaitan pada proses operasional manufaktur dapat dimanfaatkan untuk membuat analisis penjualan dan pola konsumsi pasar. Dari data tersebut, perusahaan dapat memanfaatkannya untuk membuat keputusan strategis yang berdampak bagi pertumbuhan bisnis.


Peran ERP bagi Perkembangan Bisnis Manufaktur

Sistem ERP dapat menjadi solusi dalam berbagai tingkat jabatan dalam bisnis manufaktur. Melalui implementasi sistem ini, manajer operasional dapat mengatasi kendala proses yang terhambat dan kurang efisien. Sistem ERP juga cocok digunakan untuk membantu pemimpin perusahaan dalam mengelola pertumbuhan bisnis, dan yang terakhir, bagi perusahaan, sistem ERP dapat mempermudah proses koordinasi dan manajemen data dari berbagai divisi melalui sistem terpusat.


Dengan menerapkan sistem ERP pada bisnis manufaktur, perusahaan dapat menyederhanakan proses, membantu manajemen untuk berfokus pada pengembangan bisnis sekaligus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan. Berikut beberapa keuntungan dari sistem ERP yang berperan penting dalam membantu perusahaan manufaktur berkembang :

  1. Pengelolaan supply chain, gudang dan stok barang yang lebih akurat dan efisien

  2. Mengoptimalkan operasional manufaktur agar produktivitas meningkat

  3. Membantu staf manajemen dan operasional agar dapat bekerja lebih fleksibel guna menghadapi dinamika pasar.

  4. Membuat proses operasional dan manajemen berjalan secara otomatis

  5. Mengantisipasi terjadinya permasalahan

  6. Meningkatkan pelayanan kepada konsumen

  7. Mempermudah komunikasi antar departemen melalui akses informasi yang terbuka


Jenis Perusahaan Manufaktur yang bisa Memanfaatkan Sistem ERP untuk Meningkatkan Bisnis

Jenis Perusahaan Manufaktur yang dapat memanfaatkan Sistem ERP

Beragam jenis perusahaan yang bergerak pada industri manufaktur dapat memanfaatkan sistem ERP (Enterprise Resource Planning). Sistem ini menawarkan solusi menyeluruh dalam mengelola dan mengintegrasikan berbagai aspek dalam proses bisnis manufaktur. Berikut beberapa contoh jenis perusahaan manufaktur yang dapat memanfaatkan sistem ERP :


Manufaktur Skala Besar

Perusahaan manufaktur jenis ini terlibat pada penciptaan produk dalam skala dan jumlah yang besar, seperti otomotif, elektronik, perlengkapan industri, mesin hingga pesawat terbang. Perusahaan ini umumnya melakukan pengelolaan proses produksi yang rumit, supply chain yang luas, dan operasional manufaktur bervolume tinggi, sehingga perlu menerapkan sistem ERP agar tercipta proses operasional yang ringkas guna meningkatkan efisiensi.


Manufaktur Made-to-Order

Perusahaan manufaktur ini menyediakan produk yang disesuaikan dengan pesanan, seperti manufaktur furnitur ataupun produksi mesin sesuai spesifikasi tertentu. Perusahaan manufaktur made-to-order dapat memanfaatkan sistem ERP untuk membantu pengelolaan produksi dengan konfigurasi yang spesifik, melacak pesanan dengan spesifikasi tertentu, dan juga mengoptimalkan penjadwalan proses produksi.


Discrete Manufacture

Jenis perusahaan manufaktur ini memproduksi barang tertentu dalam jumlah besar, seperti suku cadang mesin, komponen elektronik, furniture hingga consumer goods. Discrete manufacture umumnya memanfaatkan sistem ERP untuk mengelola Bills of Materials, urutan pekerjaan, proses perakitan mengontrol inventory perusahaan hingga memantau biaya produksi yang dibutuhkan.


Gunakan Sistem ERP Prieds untuk Meningkatkan Bisnis Manufaktur

Perusahaan yang bergerak pada industri manufaktur memiliki proses operasional yang kompleks. Berbagai aktivitas mulai produksi, mengelola inventory, melacak pesanan dan memastikan kesesuaian dan ketepatan waktu saat memenuhi pesanan perlu dijalankan dengan optimal. Untuk itu, perusahaan dapat memanfaatkan Sistem ERP agar berbagai proses manufaktur dapat dipantau dan dikelola melalui sistem terpusat.


Sebagai startup penyedia Software ERP yang dapat dikustomisasi dan diintegrasikan sesuai kebutuhan bisnis, Prieds Technology hadir sebagai solusi bagi pertumbuhan bisnis manufaktur. Beragam fitur dan modul dari yang ditawarkan pada ERP Prieds dapat membantu perusahaan untuk melakukan mengelola seluruh operasional perusahaan secara efektif dan efisien. Dilengkapi dengan manajemen data yang terpusat, perusahaan akan dapat lebih mudah untuk melakukan analisis untuk mengambil kebijakan bisnis. Selain itu, data yang tersimpan secara lengkap dan akurat, membantu perusahaan untuk dapat memberikan pelayanan dan kualitas produk terbaik bagi konsumen.


Anda dapat mempelajari lebih lanjut terkait solusi pengembangan bisnis manufaktur dengan penerapan sistem ERP melalui konsultasi dengan tim ahli Prieds. Dapatkan software ERP dengan fitur dan modul lengkap, keamanan terbaik dan kemudahan penggunan yang sesuai dengan kebutuhan pada perusahaan.


210 tampilan0 komentar

Comments


bottom of page