top of page

Mengenal Manajemen Stok Barang : Jenis, Tips, Cara dan Manfaat

Salah satu aspek penting untuk menjaga performa gudang yaitu dengan melakukan manajemen stok barang dengan efektif, efisien dan akurat. Pengelolaan pada stok memiliki berbagai keuntungan bagi perusahaan, seperti menjaga kondisi dan kualitas produk, meminimalisir kehilangan barang serta menghindari terjadinya overstock ataupun out of stock.


Untuk dapat meningkatkan performa Manajemen stok barang, penerapan teknologi, seperti software WMS akan mempermudah proses pengelolaan melalui otomatisasi proses. Perusahaan juga akan memiliki visibilitas menyeluruh terhadap seluruh proses manajemen gudang.


Jenis-Jenis Manajemen Stok Barang

Jenis manajemen stok barang dibagi berdasarkan permintaan yaitu barang mentah, barang setengah jadi, dan barang jadi. Berikut penjelasan dari masing-masing jenis stok barang yang perlu dikelola :


1. Manajemen Bahan Baku

Bahan baku merupakan hal yang penting dalam proses produksi usaha, karena tanpa bahan baku maka produk kamu tidak akan bisa dibuat. Manajemen stok barang juga harus memastikan ketersediaan stok bahan baku tersebut agar proses produksi berjalan dengan lancar.


2. Manajemen Stok Barang Setengah Jadi

Stok Barang Setengah Jadi umumnya dikelola bisnis untuk kemudian mengirimkan stok tersebut ke pabrik yang nantinya akan diolah kembali sampai menjadi produk yang siap dipasarkan.


3. Manajemen Barang Jadi

Setelah barang melalui proses mulai dari bahan baku sampai barang setengah jadi dan akhirnya siap untuk dipasarkan dan didistribusikan ke pihak ketiga.


Manfaat Penerapan Manajemen Stok Barang

Sebelum Anda menerapkan sistem manajemen inventory barang berdasarkan contoh di atas, sebaiknya ketahui terlebih dahulu apa saja manfaatnya. Setidaknya ada lima manfaat utama yang bisa Anda peroleh, yaitu sebagai berikut:


Menjaga Stok Barang Produksi

Jika tujuan penyimpanan barang adalah sebagai bahan baku untuk proses produksi, maka pendataan barang melalui sistem manajemen inventory dapat membantu menjaga jumlah stok sesuai kebutuhan. Dengan demikian, perusahaan bisa memastikan bahwa stok barang untuk produksi masih mencukupi atau tidak.


Meningkatkan Pemasaran

Salah satu faktor yang menarik minat pelanggan untuk berinteraksi dan berbisnis bersama adalah kelengkapan barang yang disediakan. Apabila bisnis Anda mampu memberi suplai stok produk setiap saat sesuai kebutuhan, pemasaran sekaligus profit perusahaan akan lebih maksimal.


Meningkatkan Pelayanan

Saat melayani pelanggan, setidaknya ada tiga hal yang harus diutamakan, yaitu ketepatan, kecepatan, dan kepercayaan. Dengan menggunakan sistem manajemen inventory, Anda dapat mengelola persediaan stok barang sesuai pesanan dengan tepat dan cepat sehingga tingkat kepercayaan pelanggan ikut meningkat.


Mengontrol Persediaan

Dengan data yang terstruktur dan sistematis, Anda dapat mengontrol persediaan secara lebih terorganisir. Hanya dengan satu sistem terpusat, Anda dapat mengakses dan mengetahui stok setiap barang secara real time. Data tersebut kemudian bisa diolah lagi sesuai kebutuhan bisnis.


Cara Melakukan Manajemen Stok Barang dengan Baik

Cara Melakukan Manajemen Stok Barang dengan Baik

Untuk memudahkan pengelolaan stok barang dalam gudang, berikut beberapa tips cara manajemen stok barang yang dapat diterapkan:


1. Tentukan Jumlah Stok Minimum Barang

Salah satu metode yang tepat dalam manajemen stok barang adalah menentukan jumlah minimum barang yang harus dijaga sebagai persediaan.


Menentukan jumlah stok minimum ini akan membantu memudahkan pengelolaan stok barang dan mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan pemesanan stok barang agar persediaan tetap terjaga.


Pengaturan jumlah stok minimum sebaiknya didasarkan pada kecepatan penjualan suatu barang dan waktu yang dibutuhkan untuk mengisi persediaan kembali dari pemasok.


Pastikan untuk secara rutin mengawasi jumlah stok barang agar dapat melakukan pengisian ulang dengan tepat waktu ketika diperlukan.


2. Buat Laporan Produk yang Lengkap

Cara mengelola persediaan barang lainnya adalah dengan membuat laporan yang berisi informasi lengkap mengenai setiap produk.


Laporan ini harus mencakup SKU, data barcode, pemasok, negara asal, dan nomor lot.


Informasi yang lebih lengkap, termasuk biaya untuk setiap item, akan membantu kamu memahami total biaya yang dikeluarkan untuk produk tertentu dari waktu ke waktu.


Dengan informasi ini, kamu dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan biaya pada produk tertentu, seperti kelangkaan atau faktor lainnya.


3. Prioritaskan Pengeluaran Stok Barang Lama

Tips manajemen stok barang selanjutnya adalah mengutamakan pengeluaran stok barang lama terlebih dahulu.


Sistem FIFO (First in First Out) atau FEFO (First Expired First Out) dapat diterapkan untuk mengutamakan penjualan barang yang paling lama diambil atau yang akan segera kadaluarsa.


Dengan menerapkan sistem ini, pengeluaran stok barang akan lebih teratur, mengurangi pemborosan barang, dan meningkatkan perputaran persediaan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan.


4. Manfaatkan Software WMS

Gunakan sistem software WMS untuk meminimalkan kesalahan dalam manajemen stok barang.


Hindari mengelola stok barang dengan cara manual menggunakan buku catatan atau spreadsheet, terutama jika bisnismu berskala besar.


Investasikan dalam perangkat lunak yang terintegrasi untuk manajemen stok barang, yang membantu mengoptimalkan stok barang, memperkirakan kebutuhan stok barang, melacak pergerakan stok, dan memantau pengiriman.


Pastikan sistem ini dapat diintegrasikan dengan sistem manajemen penjualan dan akuntansi untuk efisiensi yang lebih baik.


5. Simpan Barang dengan Benar

Pastikan kamu menyimpan barang dengan benar, sesuai dengan aturan penyimpanan untuk setiap jenis produk.


Sediakan ruangan dan fasilitas yang memadai agar resiko kerusakan barang dapat diminimalkan.


Jaga suhu ruangan yang ideal, hindari menumpuk barang terlalu banyak dalam satu tempat, dan melindungi barang dari bahan berbahaya.


6. Lakukan Audit Stok Barang Secara Berkala

Lakukan audit stok barang secara rutin sesuai dengan kebijakan perusahaan, baik harian, mingguan, bulanan, atau tahunan.


Audit ini membantu memastikan laporan stok barang sesuai dengan keadaan sebenarnya dan mengurangi kesalahan dalam pengelolaan stok.


Dengan menerapkan tips manajemen stok barang di atas, pengelolaan stok barang dalam gudang kamu diharapkan dapat lebih efisien dan efektif.


Optimalkan Proses Manajemen Stok Barang dengan Software WMS dari Prieds

Manajemen stok barang merupakan proses penting dalam perusahaan karena dapat mempengaruhi kemampuan untuk memenuhi permintaan dan tingkat kepuasan konsumen. Untuk itu, perusahaan perlu mengelola stok barang dengan lebih efektif, efisien dan juga akurat melalui penerapan teknologi seperti software WMS.


Sebagai salah satu perusahaan yang menyediakan Software WMS untuk perusahaan, Prieds menawarkan sistem yang dapat dikonfigurasi sesuai kebutuhan perusahaan, dan hadir sebagai solusi manajemen stok barang persediaan yang optimal melalui integrasi antara hardware dengan software. Beragam fitur dari Software WMS Prieds dapat membantu perusahaan di berbagai industri untuk mengelola stok dalam gudang dengan lebih efisien, efektif dan akurat.


Anda dapat mempelajari lebih lanjut terkait optimalisasi manajemen stok barang dengan software WMS melalui konsultasi dengan tim ahli secara gratis. Dapatkan WMS yang dilengkapi dengan fitur lengkap, keamanan terbaik dan kemudahan penggunan yang sesuai dengan kebutuhan pada perusahaan dengan Prieds.

40 tampilan0 komentar

Comments


bottom of page