Penjelasan Lengkap Handheld RFID: Pengertian, Jenis, dan Cara Kerja
Pengelolaan gudang membutuhkan proses identifikasi barang yang cepat dan akurat. Ketika jumlah item semakin banyak, scanning satu per satu menggunakan barcode dapat membuat proses inventory, stock opname, dan picking membutuhkan lebih banyak waktu.
Handheld RFID menjadi salah satu teknologi yang membantu operator membaca identitas barang secara nirkabel. Perangkat ini memberikan fleksibilitas karena dapat digunakan langsung di berbagai area warehouse tanpa bergantung pada posisi tetap.
DAFTAR ISI
Apa Itu Handheld RFID?
Handheld RFID adalah perangkat pembaca RFID berbentuk genggam yang digunakan untuk membaca identitas RFID Tag pada barang, pallet, aset, atau objek lainnya secara nirkabel.
Perangkat ini biasanya menggabungkan RFID reader, antenna, layar, baterai, dan sistem komputasi dalam satu unit atau kombinasi perangkat handheld dengan RFID reader.
Berbeda dengan fixed RFID reader yang dipasang pada lokasi tertentu, handheld RFID dapat dibawa operator ke lokasi barang. Fleksibilitas tersebut membuatnya sesuai untuk inventory checking, stock opname, picking, dan tracking.
Komponen Handheld RFID
Handheld RFID terdiri dari beberapa komponen yang bekerja bersama untuk melakukan pembacaan dan pengolahan data RFID, berikut komponen umum Handheld RFID:
1. RFID Reader
RFID reader merupakan komponen yang berkomunikasi dengan RFID Tag untuk membaca data identifikasi. Reader mengirimkan sinyal radio dan menerima respons dari tag dalam area pembacaan.
2. RFID Antenna
Antenna digunakan untuk mengirim dan menerima gelombang radio dari RFID Tag. Desain antenna memengaruhi area pembacaan dan perlu disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi warehouse.
3. Handheld Computer
Handheld computer menyediakan layar dan sistem operasi untuk menjalankan aplikasi warehouse. Operator dapat melihat instruksi, hasil scanning, status transaksi, serta informasi inventory secara langsung.
4. Baterai
Baterai menyediakan daya agar perangkat dapat digunakan secara mobile. Kapasitas baterai perlu disesuaikan dengan durasi shift dan intensitas penggunaan di lapangan.
5. Communication Interface
Perangkat dapat menggunakan koneksi seperti Wi-Fi atau jaringan lainnya untuk bertukar data dengan sistem. Konektivitas memungkinkan hasil pembacaan RFID diteruskan ke aplikasi operasional.

Cara Kerja Handheld RFID
Handheld RFID bekerja melalui komunikasi antara perangkat reader, RFID Tag, dan sistem yang mengolah data hasil pembacaan, proses kerja Handheld RFID adalah:
1. Operator Membawa Perangkat ke Area Barang
Operator membawa handheld RFID menuju area yang akan diperiksa. Perangkat dapat digunakan di rak, pallet, staging area, atau lokasi warehouse lainnya.
2. Reader Memancarkan Gelombang Radio
RFID reader pada perangkat memancarkan gelombang radio melalui antenna untuk mencari RFID Tag yang berada dalam area pembacaan.
3. RFID Tag Merespons
RFID Tag merespons sinyal dari reader dan mengirimkan identitas yang tersimpan pada chip. Passive RFID Tag memperoleh energi dari sinyal reader untuk melakukan komunikasi tersebut.
4. Reader Menerima Data
Reader menangkap respons tag dan mengidentifikasi RFID yang terbaca. Dalam kondisi yang sesuai, beberapa tag dapat terdeteksi dalam satu aktivitas pembacaan.
5. Data Diproses Aplikasi
Informasi RFID diteruskan ke aplikasi pada perangkat untuk mencocokkan identitas tag dengan data barang, lokasi, order, atau transaksi warehouse.
6. Transaksi Diperbarui
Setelah data diverifikasi, sistem dapat memperbarui inventory, mencatat perpindahan, menyelesaikan stock opname, atau menjalankan workflow lain sesuai kebutuhan.
Jenis Handheld RFID
Handheld RFID dapat dibedakan berdasarkan bentuk perangkat dan cara RFID reader terintegrasi dengan perangkat komputasi, yaitu:
1. Integrated Handheld RFID
Integrated handheld memiliki RFID reader, antenna, layar, komputer, dan komponen lainnya dalam satu perangkat. Desain ini memberikan solusi yang lebih terintegrasi untuk aktivitas warehouse.
2. Handheld Computer dengan RFID Sled
RFID sled merupakan perangkat tambahan yang dipasangkan dengan handheld computer atau smartphone tertentu. Kombinasi tersebut memungkinkan perangkat memperoleh fungsi RFID sesuai kebutuhan aplikasi.
3. Portable RFID Reader
Portable RFID reader merupakan perangkat yang dirancang untuk digunakan secara mobile dan dapat dihubungkan dengan komputer, tablet, atau perangkat lain untuk mengolah hasil pembacaan.
Manfaat Handheld RFID
Penggunaan handheld RFID dapat memberikan manfaat ketika warehouse membutuhkan proses identifikasi yang fleksibel dan lebih otomatis, manfaat penggunaan Handheld RFID lebih lengkapnya adalah sebagai berikut:
1. Mempercepat Identifikasi Barang
Handheld RFID dapat membaca tag tanpa mengharuskan operator mengarahkan perangkat langsung ke setiap kode. Kemampuan tersebut membantu mempercepat aktivitas dengan jumlah item yang besar.
2. Mengurangi Scanning Manual
Operator tidak perlu melakukan scanning barcode satu per satu pada workflow yang mendukung RFID. Hal tersebut dapat mengurangi pekerjaan berulang dan waktu yang diperlukan untuk pemeriksaan inventory.
3. Meningkatkan Visibilitas Inventory
Data RFID dapat digunakan untuk mengetahui keberadaan dan identitas item di berbagai lokasi. Informasi tersebut membantu perusahaan memperoleh gambaran inventory yang lebih terstruktur.
4. Mendukung Mobilitas Operator
Berbeda dengan reader yang dipasang secara tetap, handheld RFID dapat dibawa ke lokasi barang. Operator dapat melakukan identifikasi langsung di rak, pallet, staging area, atau area lain.
5. Mendukung Traceability
Setiap RFID Tag dapat dikaitkan dengan identitas barang atau aset. Data pembacaan kemudian dapat digunakan untuk mencatat aktivitas perpindahan dan membangun riwayat objek.
6. Mengurangi Risiko Kesalahan Input
Data identifikasi dapat diteruskan langsung dari perangkat ke aplikasi. Pengurangan input manual membantu meminimalkan kesalahan ketika operator mencatat hasil pemeriksaan.
Handheld RFID vs Barcode Scanner
Handheld RFID dan barcode scanner sama-sama dapat digunakan untuk identifikasi barang, tetapi teknologi dan cara kerjanya berbeda. Perbedaan tersebut dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
Aspek | Handheld RFID | Barcode Scanner |
Teknologi | Gelombang radio | Pembacaan optik |
Line of sight | Tidak selalu diperlukan | Umumnya diperlukan |
Pembacaan banyak item | Dapat dilakukan | Umumnya satu per satu |
Mobilitas | Tinggi | Tinggi |
Identitas | RFID Tag | Barcode |
Kondisi label | Tidak bergantung pada tampilan kode | Kode perlu dapat dibaca secara visual |
Infrastruktur | RFID reader dan tag | Scanner dan barcode |
Biaya | Umumnya lebih tinggi | Umumnya lebih rendah |
Barcode tetap dapat menjadi pilihan ketika perusahaan membutuhkan teknologi identifikasi yang sederhana dan ekonomis. RFID lebih relevan ketika volume item dan kebutuhan otomatisasi membutuhkan kemampuan tambahan.
8 Faktor yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Handheld RFID
Pemilihan handheld RFID perlu mempertimbangkan kebutuhan operasional, jenis barang, lingkungan, dan sistem yang digunakan perusahaan. Berikut 8 faktor yang perlu dipertimbangkan:
1. Kebutuhan Jarak Baca
Tentukan jarak pembacaan yang dibutuhkan berdasarkan layout warehouse dan jenis aktivitas. Kebutuhan stock opname dapat berbeda dengan penggunaan pada proses picking atau searching.
2. Jenis RFID Tag
Pastikan handheld kompatibel dengan jenis RFID Tag yang digunakan. Pemilihan tag tetap perlu disesuaikan dengan material, bentuk objek, frekuensi, dan lingkungan operasional.
3. Kecepatan Pembacaan
Pertimbangkan kemampuan perangkat dalam membaca banyak tag dan memproses data. Performa tersebut penting untuk aktivitas dengan volume inventory yang tinggi.
4. Daya Tahan Baterai
Baterai perlu mampu mendukung aktivitas operator selama periode kerja. Perangkat dengan penggunaan intensif membutuhkan pengelolaan daya yang sesuai agar tidak mengganggu operasional.
5. Ketahanan Perangkat
Warehouse dapat memiliki kondisi yang cukup berat seperti debu, benturan, atau penggunaan berulang. Pilih perangkat dengan ketahanan yang sesuai dengan lingkungan operasional.
6. Sistem Operasi
Sistem operasi harus kompatibel dengan aplikasi WMS atau software yang digunakan. Kompatibilitas membantu proses integrasi dan mengurangi hambatan saat perangkat diterapkan.
7. Konektivitas
Pastikan perangkat memiliki konektivitas yang sesuai untuk bertukar data dengan sistem. Koneksi yang stabil penting ketika transaksi perlu diperbarui secara langsung.
8. Ergonomi
Operator dapat menggunakan handheld selama beberapa jam dalam satu shift. Bentuk, berat, pegangan, dan posisi tombol perlu diperhatikan agar perangkat nyaman digunakan.
Penerapan Handheld RFID di Gudang atau Warehouse
Handheld RFID dapat digunakan pada berbagai aktivitas operasional yang membutuhkan identifikasi barang secara mobile. Berikut beberapa proses dalam gudang yang dapat memanfaatkannya:
1. Stock Opname
Handheld RFID membantu operator memeriksa keberadaan item di area penyimpanan. Tag yang terbaca dapat dibandingkan dengan data sistem untuk menemukan selisih inventory.
2. Inventory Checking
Operator dapat menggunakan perangkat untuk memeriksa keberadaan dan identitas barang pada lokasi tertentu tanpa harus memindahkan seluruh inventory ke area pemeriksaan.
3. Picking
Handheld RFID dapat digunakan untuk memvalidasi barang yang diambil terhadap order. Sistem dapat memberikan informasi apabila tag yang terbaca tidak sesuai dengan item yang diperlukan.
4. Putaway
Setelah receiving, operator dapat menggunakan handheld RFID untuk membantu memverifikasi barang dan lokasi tujuan sebelum inventory ditempatkan pada area penyimpanan.
5. Stock Transfer
Perangkat dapat digunakan untuk membaca barang ketika dipindahkan antar lokasi. Data tersebut membantu memperbarui lokasi inventory dan menjaga traceability selama proses transfer.
6. Searching Item
Handheld RFID dapat membantu operator menemukan item tertentu dengan membaca tag di sekitar area penyimpanan. Pendekatan ini dapat mempercepat pencarian dibandingkan pemeriksaan secara manual.
7. Asset Tracking
RFID Tag pada equipment, tools, atau reusable container dapat dibaca menggunakan handheld RFID untuk memantau keberadaan serta perpindahan aset.
Cara Mengoptimalkan Penggunaan Handheld RFID
Berikut beberapa langkah penting untuk memastikan penggunaan Handheld RFID berjalan optimal dan sesuai kebutuhan operasional gudang, yaitu:
1. Tentukan Use Case Utama
Mulai implementasi dari proses yang memiliki masalah paling jelas, seperti stock opname yang lambat, pencarian barang sulit, atau kebutuhan tracking inventory yang tinggi.
2. Lakukan Proof of Concept
Uji perangkat, tag, dan workflow pada kondisi warehouse sebenarnya. Pengujian membantu menemukan masalah pembacaan yang mungkin tidak terlihat pada lingkungan pengujian biasa.
3. Standarisasi Penempatan Tag
Tentukan posisi pemasangan RFID Tag pada barang atau pallet. Standardisasi membantu meningkatkan konsistensi pembacaan ketika operator menggunakan handheld di lapangan.
4. Integrasikan dengan WMS
Hubungkan handheld RFID dengan WMS agar instruksi dan hasil pembacaan dapat diproses langsung sebagai transaksi. Integrasi mengurangi pekerjaan input ulang dan mempercepat pembaruan data.
5. Atur Filtering Data
Gunakan aturan filtering untuk memastikan hanya tag yang relevan dengan proses yang diproses. Pendekatan ini membantu mencegah pembacaan barang di area lain yang tidak menjadi target.
6. Monitor Performa
Pantau read rate, processing time, discrepancy, productivity, dan indikator lain yang relevan. Data tersebut membantu perusahaan mengevaluasi efektivitas implementasi secara berkelanjutan.
Dapatkan Pengelolaan Gudang yang Efisien dan Akurat dengan Penerapan Teknologi RFID
Teknologi RFID memiliki banyak manfaat bagi peningkatan performa bisnis, salah satunya seperti pada pengelolaan gudang. Melalui perangkat ini, perusahaan dapat mengotomatisasi proses manajemen gudang, mulai dari Inbound stok barang, melakukan stock opname hingga pelacakan seluruh aset bisnis. Dengan begitu perusahaan akan memiliki visibilitas menyeluruh pada proses operasionalnya.
Peningkatan akurasi dan efisiensi pada proses pengelolaan gudang tentu akan menguntungkan perusahaan. Dengan penerapan RFID, perusahaan tidak hanya memiliki visibilitas yang baik, tetapi juga dapat meningkatkan pelayanan bagi konsumen melalui informasi yang selalu terupdate secara realtime. Informasi yang akurat ini akan mempermudah perusahaan untuk memenuhi seluruh permintaan konsumen secara tepat dan cepat.Ā
Untuk dapat memaksimalkan penggunaan RFID dan meraih berbagai manfaatnya, perusahaan juga dapat mengintegrasikan teknologi ini dengan software seperti WMS. fungsi dari software yang terhubung dengan RFID yaitu sebagai pusat pengelolaan dan penyimpanan data secara terpusat.Ā
Sebagai perusahaan penyedia WMSĀ dan Sistem RFIDĀ yang dapat dikonfigurasi sesuai kebutuhan perusahaan, Prieds Technology hadir sebagai solusi pengelolaan gudang agar dapat berjalan dengan efektif melalui integrasi antara hardware seperti perangkat RFID dengan software. Beragam fitur dari yang ditawarkan Prieds WMSĀ dan Prieds DERAS RFIDĀ dapat membantu perusahaan untuk mengelola stok barang dalam gudang dan melakukan manajemen stok secara akurat dan efisien melalui satu sistem.
Anda dapat mempelajari lebih lanjut terkait penerapan RFID dan integrasi pada Aplikasi Gudang melalui konsultasiĀ dengan tim ahli Prieds. Dapatkan WMS dan RFID Prieds yang dilengkapi dengan fitur lengkap, keamanan terbaik dan kemudahan penggunan yang sesuai dengan kebutuhan pada perusahaan.








