top of page

Kenali 5 Jenis Distributor dan Perannya dalam Supply Chain Management

Diperbarui: 9 Des 2023

Agar produk dapat sampai ke tangan konsumen, produsen perlu memasarkan barang tersebut, baik secara langsung ataupun melalui pihak distributor. Umumnya, produsen dengan skala besar memiliki berbagai distributor agar produk yang diciptakan dapat sampai kepada konsumen yang ada di beberapa wilayah.


Distributor memiliki peranan yang penting untuk dapat memastikan konsumen mendapatkan produk dengan mudah. Untuk itu, distributor perlu memahami pasar dan memiliki strategi dalam melaksanakan distribusi karena berkaitan langsung dengan penjualan. Salah satu langkah untuk dapat memaksimalkan penjualan, yaitu dengan menerapkan sistem supply chain management. Dengan sistem ini, distributor dapat memperkirakan permintaan pasar, mengelola stok barang dan memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen.


Definisi Distributor

Secara umum, distributor atau penyalur dapat dipahami sebagai pihak yang membeli produk secara langsung dari produsen, kemudian melakukan distribusi dan menjualnya kembali ke pengecer, atau bisa juga menjual langsung ke konsumen akhir.


Distributor juga dapat berupa perusahaan yang bertindak sebagai perantara antara produsen dan konsumen. Penyalur mendapatkan keuntungan dari potongan harga pembelian produk dari produsen. Semakin banyak produk yang dibeli dari produsen, maka harga produk akan semakin murah.


5 Jenis Perusahaan Distributor

5 Jenis Distributor dalam Supply Chain Management

Kegiatan distribusi merupakan serangkaian proses yang kompleks, bergantung dari kebutuhan perusahaan. Penggunaan beberapa aliran distribusi dan jenis distributor secara bersamaan juga dapat diterapkan untuk meningkatkan jangkauan kepada pengguna akhir. Agar kegiatan distribusi dapat berjalan dengan optimal, tentu memahami jenis perusahaan distributor menjadi hal yang penting. Berikut beberapa jenis Distributor dalam Supply Chain Management :


Distributor Langsung

Distributor langsung (direct distributor) merupakan pihak yang menyalurkan produk secara langsung kepada konsumen. Pada jenis ini, produsen memiliki peranan sebagai penyalur produk. Distributor langsung merupakan jenis yang paling sederhana tanpa adanya pihak perantara lain.


Beberapa cara distribusi jenis ini yaitu dengan menjual produk kepada pelanggan melalui manufacturing plants, pemesanan via email, toko offline hingga website e-commerce. Keunggulan dari distributor langsung yaitu perusahaan dapat meningkatkan kepercayaan dan pengalaman konsumen.


Distributor Tidak Langsung

Distributor tidak langsung melibatkan pihak tambahan untuk memperluas jaringan distribusi dan menjangkau lebih banyak konsumen. Umumnya, jenis distributor ini berbentuk agen, broker, komisioner, importir, grosir dan retailer yang bekerjasama dengan produsen untuk memasarkan produknya hingga ke tangan konsumen atau pengguna akhir. Pada jenis ini, produsen tidak terlibat secara langsung terhadap penjualan produk kepada konsumen.


Distributor Eksklusif

Distributor eksklusif umumnya bergerak dengan cara memiliki beberapa outlet resmi dengan lokasi yang spesifik. Fungsinya yaitu untuk menjaga eksklusivitas dari suatu produk atau brand.


Distributor jenis ini, umumnya digunakan untuk menyalurkan produk mewah kepada konsumen. Distributor jenis ini memiliki kontrol yang sangat besar terhadap negosiasi produk, sistem distribusinya dan pelayanan konsumen yang berstandar.


Distributor Selektif

Distributor selektif merupakan campuran antara distributor eksklusif dan distributor intensif. Jenis distributor ini menyeimbangkan pemilihan lokasi yang tepat dengan peluang penjualan lebih banyak dari toko yang dipilih. Penyaluran produk distributor selektif dilakukan dengan melibatkan gerai lain di luar gerai resmi milik brand terkait.


Distributor Intensif

Jenis distributor ini melakukan kegiatan distribusi produk secara massal. Distributor intensif menyalurkan produk di pasar sebanyak-banyaknya dengan memanfaatkan berbagai saluran penjualan. Produk yang biasa dijual merupakan barang generik dengan harga terjangkau.


Peran Distributor dalam Supply Chain Management

Ketika menjalankan kegiatan distribusi, Peran dan fungsi utama distributor yaitu sebagai perantara antara produsen dengan pengguna akhir atau konsumen. Selain itu, terdapat beberapa peran penting distributor dalam supply chain management, diantaranya :

  1. Membeli Produk dari Produsen

  2. Menyimpan dan Mengelola Produk dengan Baik

  3. Menjual produk dengan Harga Bersaing

  4. Mempromosikan dan Memasarkan Produk

Tentunya, agar distributor dapat menjalankan perannya dengan optimal, perusahaan distributor dapat menerapkan sistem supply chain management. Dengan menerapkan teknologi ini, aktivitas operasional yang biasanya dilakukan secara manual, akan diubah secara otomatis dan data terkumpul pada sistem terpusat. Sehingga, perusahaan distribusi dapat menjalankan aktivitasnya dengan lebih efektif dan efisien.


Dapatkan Proses Bisnis Distribusi yang Optimal dengan Supply Chain Management Prieds

Dalam supply chain management, pihak distributor memiliki peranan penting, terutama berkaitan dengan penjualan produk. Sebagai pihak yang menengahi antara produsen dengan konsumen, distributor perlu menjalankan perannya dengan optimal, agar dapat meningkatkan keuntungan. Salah satu cara agar distributor dapat melacak dan mengelola produk dengan baik, yaitu dengan menerapkan Supply Chain Management.


Sebagai startup penyedia solusi Supply Chain Management yang dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan bisnis, Prieds Technology hadir sebagai solusi efisiensi pengelolaan dan manajemen gudang perusahaan melalui integrasi antara hardware dengan software, seperti ERP dan WMS. Beragam fitur dari yang ditawarkan Prieds dapat membantu distributor menjalankan bisnis dengan optimal.


Anda dapat mempelajari lebih lanjut terkait peran distributor dalam supply chain management melalui konsultasi dengan tim ahli Prieds. Dapatkan kerjasama dengan distributor sesuai kebutuhan perusahaan Anda.

208 tampilan0 komentar

Comments


bottom of page