Order Validation: Pengertian, Fungsi, Tips Pengelolaan dan Optimalisasi
- Kevin Ramadhani
- 8 jam yang lalu
- 4 menit membaca
Dalam proses manajemen inventory, pemrosesan pesanan harus diimbangi dengan tingkat ketepatan yang tinggi. Kesalahan kecil saat pemenuhan pesanan dapat mengakibatkan kesalahan pengiriman, retur barang, hingga menurunnya kepuasan konsumen.
Salah satu proses penting yang berperan untuk memastikan kesesuaian pesanan sebelum dikirim yaitu adalah Order Validation. Proses ini membantu memastikan setiap pesanan yang masuk telah sesuai, baik dari sisi data, ketersediaan stok, hingga aturan operasional gudang.

Pengertian Order Validation dalam Manajemen Inventory
Order Validation merupakan proses pemeriksaan dan verifikasi data pesanan sebelum masuk ke tahap picking, packing, dan pengiriman. Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa informasi pada dokumen pesanan, mulai dari jenis barang, jumlah, lokasi stok, hingga tujuan pengiriman sudah tepat, dan dapat dipenuhi oleh gudang.
Penerapan Order Validation dalam manajemen inventory berfungsi sebagai filter awal untuk mencegah kesalahan operasional yang dapat menimbulkan biaya tambahan dan keterlambatan pengiriman. Proses ini juga berfungsi untuk memastikan ketersediaan barang, sehingga pesanan dapat diproses dengan cepat.
Fungsi Order Validation dalam Manajemen Inventory
Penerapan Order Validation memiliki beberapa fungsi penting yang dapat membantu perusahaan untuk menjalankan manajemen inventory dengan optimal, di antaranya yaitu:
1. Memastikan Data Pesanan Tepat
Order Validation berfungsi untuk memastikan setiap data pesanan yang diterima sesuai dengan data persediaan, sehingga meminimalkan kesalahan input dan miskomunikasi.
2. Memastikan Ketersediaan Stok
Melalui proses Order Validation, perusahaan dapat memastikan apakah stok barang yang dipesan benar-benar tersedia dan siap diproses sesuai permintaan, atau perlu melakukan pengisian stok terlebih dahulu.
3. Menghindari Resiko Salah Kirim
Pesanan yang tidak valid dapat terdeteksi sejak awal melalui proses Order Validation. Hal ini membuat perusahaan dapat menghindari resiko kesalahan saat pengiriman barang.
4. Meningkatkan Efisiensi Proses Outbound
Dengan pesanan yang sudah tervalidasi, proses picking dan packing dapat berjalan lebih efisien, karena setiap barang yang dipesan dipastikan tersedia, dan perusahaan tidak perlu melakukan koreksi ulang saat proses picking dan packing.
5. Menjaga Kepuasan Konsumen
Pesanan yang dikelola dengan tepat dan cepat dapat diraih dengan menerapkan Order Validation pada proses manajemen inventory. Hal ini berdampak langsung pada meningkatnya kepercayaan dan kepuasan konsumen.
Tips Pengelolaan Order Validation yang Optimal
Agar penerapan dan pengelolaan Order Validation berjalan dengan optimal dalam manajemen inventory, perusahaan dapat mengikuti beberapa tips berikut:
1. Standarisasi Proses Manajemen Inventory dan Order Validation
Perusahaan perlu memiliki alur yang jelas dan efisien dalam menjalankan Manajemen Inventory, dan melakukan dokumentasi sebagai standar proses pengelolaan dan menjalankan Order Validation secara konsisten.
2. Lakukan Stock Opname secara Rutin
Pastikan data persediaan selalu diperbarui dengan menjadwalkan proses stock opname secara rutin. Dengan data yang akurat dan real-time, perusahaan dapat meningkatkan akurasi saat proses validasi pesanan.
3. Otomatisasi Pemeriksaan Pesanan
Agar tidak terjadi kesalahan saat melakukan Order Validation, perusahaan perlu mengotomatisasi proses pemeriksaan pesanan dengan teknologi, seperti RFID maupun Sistem Inventory, yang dapat mencocokkan item pesanan dengan ketersediaan secara cepat dan tepat.
4. Lakukan Evaluasi Order Validation Berkala
Untuk menjaga performa proses Order Validation, perusahaan perlu melakukan analisis data hasil Order Validation dan melakukan evaluasi untuk menemukan pola kesalahan dan langkah perbaikan yang tepat dan cepat.
Peran RFID dan Sistem Inventory dalam Mengoptimalkan Order Validation
Penerapan RFID dan Sistem Inventory memiliki beberapa peran penting yang dapat membantu perusahaan untuk menjalankan proses Order Validation dengan efisien dan akurat. Berikut peran dan manfaat dari teknologi ini dalam proses Order Validation:
1. Validasi Pesanan secara Otomatis
RFID memungkinkan identifikasi barang secara otomatis, yang kemudian akan terkirim pada Sistem Inventory untuk dilakukan validasi kesesuaian data barang dengan pesanan tanpa proses perhitungan manual.
2. Pencocokan Data Stok Akurat dan Real-Time
Penggunaan RFID dan Sistem Inventory dapat memastikan setiap pergerakan barang tercatat secara otomatis, sehingga proses Order Validation dapat dilakukan berdasarkan data stok aktual.
3. Deteksi Ketidaksesuaian Sejak Awal
Dengan menggunakan RFID dan Sistem Inventory, perusahaan dapat dengan mudah untuk mengidentifikasi adanya perbedaan antara pesanan dan ketersediaan barang sebelum diproses, sehingga perusahaan dapat mengambil langkah perbaikan dengan tepat.
4. Monitoring Proses Manajemen Inventory
RFID dan Sistem Inventory memungkinkan perusahaan untuk dapat mengawasi seluruh proses manajemen inventory, mulai dari penerimaan barang, hingga pengiriman. Hal ini juga termasuk memantau lokasi penyimpanan dan status barang dalam Order Validation.
5. Proses Outbound lebih Cepat dan Tepat
Dengan pesanan yang sudah tervalidasi secara otomatis melalui RFID dan Sistem Inventory, proses picking, packing, hingga outbound menjadi lebih cepat, terkontrol, dan akurat, sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Kelola Order Validation dengan Optimal melalui RFID dan Sistem Inventory Prieds
Order Validation merupakan salah satu tahap penting dalam manajemen inventory untuk memastikan setiap pesanan diproses dengan tepat sejak awal. Proses ini tidak hanya berfungsi untuk pemeriksaan data, tetapi juga sebagai kontrol kualitas operasional gudang dan pemenuhan pesanan. Dengan mengoptimalkan Order Validation melalui integrasi RFID dan Sistem Inventory, perusahaan dapat meningkatkan akurasi, efisiensi, serta keandalan proses pemenuhan pesanan.
Sebagai penyedia RFID, Prieds menawarkan perangkat yang dirancang untuk membantu perusahaan dalam menerapkan Order Validation dengan optimal. Teknologi ini mendukung pencatatan stok yang akurat, pelacakan barang secara real-time, memastikan kesesuaian data pesanan dengan jumlah persediaan stok, dan mengotomatisasi proses manajemen inventory secara keseluruhan.
Teknologi RFID dari Prieds dapat diintegrasikan dengan Sistem Inventory, sehingga memberikan perusahaan fleksibilitas dan kemudahan untuk menjalankan proses Order Validation dengan optimal. Konsultasi dengan tim ahli Prieds untuk mengetahui solusi teknologi RFID dan sistem yang tepat bagi bisnis Anda.


