Putaway Cycle: Pengertian, Fungsi, Tahap & Optimalisasi dengan WMS
- Kevin Ramadhani

- 6 hari yang lalu
- 3 menit membaca
Proses penerimaan barang tidak berhenti saat barang tiba di area penerimaan gudang. Salah satu tahap penting setelah stok diterima yaitu adalah Putaway Cycle. Proses Putaway Cycle yang tidak terkelola dengan baik dapat menyebabkan penumpukan barang, kesalahan penempatan, hingga hambatan operasional gudang. Oleh karena itu, pemanfaatan Software Gudang menjadi solusi tepat untuk memastikan proses ini berjalan dengan optimal.

Definisi Putaway Cycle dalam Pengelolaan Gudang
Putaway Cycle merupakan rangkaian proses pemindahan barang dari area penerimaan (receiving area) menuju lokasi penyimpanan yang telah ditentukan di dalam gudang. Proses ini mencakup identifikasi barang, penentuan lokasi penyimpanan, hingga tahap verifikasi barang yang telah ditempatkan dengan sesuai area tujuan.
Proses Putaway Cycle merupakan penghubung antara inbound dan pengendalian stok dalam gudang. Proses penyimpanan yang berjalan dengan cepat dan akurat akan mempengaruhi efisiensi pengelolaan gudang secara keseluruhan.
Fungsi Putaway Cycle dalam Pengelolaan Gudang
Menjalankan Putaway Cycle dengan efisien memiliki beberapa fungsi penting dalam pengelolaan gudang, seperti:
1. Menjaga Keteraturan Penyimpanan Stok
Putaway Cycle memastikan setiap barang disimpan di lokasi yang tepat, sesuai dengan karakteristiknya, seperti jenis produk, ukuran, atau tingkat perputaran barang (fast moving dan slow moving).
2. Memudahkan Akses Pengambilan Stok Barang
Penempatan barang yang tepat sejak penerimaan barang akan memudahkan proses picking dan replenishment. Hal ini tentu akan meningkatkan kemampuan perusahaan untuk pemenuhan pesanan.
3. Menghindari Resiko Kesalahan Stok
Putaway Cycle yang dilakukan sesuai dengan standar prosedur dapat membantu mencegah kesalahan penempatan barang yang menjadi salah satu penyebab selisih stok dan kesalahan pengiriman.
4. Meningkatkan Produktivitas Staf Gudang
Alur Putaway Cycle yang jelas dapat mengurangi kebingungan dan kendala staf gudang saat melakukan penyimpanan barang. Selain itu, dengan proses yang konsisten, perusahaan dapat meningkatkan produktivitas staf saat pengelolaan gudang berlangsung.
Beberapa Tahap Penting dalam Putaway Cycle
Putaway Cycle terdiri dari beberapa tahap penting yang saling berkaitan dan mempengaruhi kelancaran pengelolaan gudang. Berikut beberapa tahapnya:
1. Konfirmasi Penerimaan Stok
Tahap awal Putaway Cycle dimulai ketika barang yang diterima oleh gudang diverifikasi jumlah dan kondisinya sebelum diproses ke tahap putaway.
2. Penyimpanan Stok Sesuai Area yang Ditentukan
Setelah seluruh stok barang yang baru masuk berhasil diverifikasi, staf gudang kemudian akan melakukanĀ pemindahan barang ke lokasi penyimpanan yang telah ditentukan.
3. Verifikasi Penempatan dan Penyimpanan Stok
Barang ditempatkan di rak atau area yang ditentukan kemudian perlu dikonfirmasi dan diperiksa kembali apakah sudah tersimpan di area yang tepat.
4. Pembaruan data Stok
Setelah proses penyimpanan selesai dilakukan, staf gudang perlu melakukan stock opname untuk memperbarui data stok agar mencerminkan kondisi aktual gudang.
Tips Mengelola Putaway Cycle yang Optimal dalam Gudang
Agar pengelolaan Putaway Cycle berjalan dengan optimal dalam pengelolaan gudang, perusahaan dapat menerapkan beberapa tips berikut:
1. Terapkan Strategi Slotting yang Tepat
Kelompokkan barang yang akan disimpan dalam gudang berdasarkan karakteristik dan tingkat perputaran agar proses putaway lebih efisien.
2. Standarisasi Prosedur Putaway
Pastikan setiap staf mengikuti SOP Putaway Cycle yang telah ditetapkan untuk menghindari selisih stok dan kesalahan operasional.
3. Maksimalkan Layout Gudang
Terapkan layout gudang yang dapat memaksimalkan jumlah penyimpanan dan memudahkan pergerakan stok dalam gudang, agar Putaway Cycle berjalan dengan lancar.
4. Memanfaatkan Riwayat Data Stok
Gunakan riwayat data persediaan untuk menganalisis pola inbound dan menentukan strategi proses Putaway Cycle yang lebih optimal.
Peran Software Gudang dalam Meningkatkan Efektivitas Putaway Cycle
Penerapan teknologi, seperti Software Gudang memiliki beberapa peran penting yang dapat membantu meningkatkan efektivitas proses Putaway Cycle. Berikut beberapa peran dari teknologi ini:
1. Penentuan Lokasi Penyimpanan Otomatis
Software Gudang secara otomatis dapat menentukan lokasi penyimpanan berdasarkan aturan seperti kapasitas rak, kategori barang, FIFO/FEFO, dan tingkat perputaran barang.
2. Instruksi Putaway yang Terarah
Staf gudang menerima instruksi putaway secara real-time melalui Software Gudang, sehingga proses Putaway Cycle dapat berjalan dengan cepat, tepat dan efisien.
3. Monitoring Putaway Cycle Secara Real-Time
Perusahaan dapat memantau seluruh proses Putaway Cycle, termasuk mengetahui barang yang belum disimpan, dan mengidentifikasi kendala selama proses pengelolaan gudang.
4. Pembaruan Data Stok lebih Akurat
Setiap proses Putaway Cycle akan tercatat secara otomatis melalui Software Gudang. Hal ini juga memudahkan staf untuk melakukan stock opname untuk memperbarui data stok, dan meningkatkan visibilitas perusahaan terhadap pengelolaan gudang.
Kelola Putaway Cycle dengan Efektif melalui Software Gudang Prieds
Putaway Cycle merupakan tahap penting dalam proses pengelolaan gudang yang berfungsi untuk menentukan efisiensi penyimpanan dan kelancaran proses operasional gudang. Pengelolaan Putaway Cycle yang efektif tidak hanya mempercepat alur kerja gudang, tetapi juga meningkatkan akurasi data stok dan produktivitas tenaga kerja.
Dengan mengimplementasikan Software Gudang, perusahaan dapat mengoptimalkan Putaway Cycle secara menyeluruh, menciptakan alur pengelolaan stok yang lebih terstruktur, serta meningkatkan akurasi data stok.
Sebagai penyedia Software Gudang, Prieds menawarkan perangkat yang dirancang untuk membantu perusahaan dalam mengelola Putaway Cycle dalam pengelolaan gudang. Sistem ini mendukung pencatatan stok yang akurat, pelacakan barang secara real-time, hingga memastikan setiap barang disimpan di area yang tepat.
Software Gudang PriedsĀ juga dapat diintegrasikan dengan RFID, sehingga memberikan perusahaan fleksibilitas dan kemudahan untuk mengelola Putaway Cycle. KonsultasiĀ dengan tim ahli Prieds untuk mengetahui solusi software yang tepat bagi bisnis Anda.





