Goods Shelving: Pengertian, Fungsi, Jenis & Tips Optimalisasi dengan RFID
- Kevin Ramadhani
- 8 jam yang lalu
- 4 menit membaca
Penyimpanan barang dalam gudang perlu memperhatikan penataan yang sistematis dan konsisten untuk menjaga kelancaran proses pengelolaan stok. penataan barang yang acak dapat mengakibatkan kesalahan picking, waktu pencarian lebih lama, hingga ketidaksesuaian data stok.
Salah satu proses yang berperan penting dalam menjaga kerapihan, efisiensi, dan akurasi penyimpanan yaitu adalah Goods Shelving. Penerapan Goods Shelving yang baik dapat meningkatkan produktivitas pengelolaan stok, mempercepat alur kerja, serta meminimalisir resiko kehilangan.

Pengertian Goods Shelving dalam Pengelolaan Stok
Goods Shelving merupakan sebuah proses putaway atau penempatan dan penyusunan barang ke lokasi rak atau penyimpanan yang telah ditentukan di dalam gudang setelah melalui tahap penerimaan selesai dilakukan. Proses ini mencakup penentuan lokasi penyimpanan, penempatan stok ke rak, pencatatan posisi barang, penyesuaian kapasitas dan juga kategori penyimpanan.
Goods Shelving bukan tidak hanya berfokus pada penyimpanan, tetapi juga termasuk ke dalam bagian dari proses kontrol dan pengawasan dalam pengelolaan stok untuk memastikan setiap barang memiliki lokasi yang jelas dan terdokumentasi. Dengan lokasi yang terdokumentasi dan sesuai, seluruh rangkaian pengelolaan stok dapat berjalan dengan lebih lancar.
Fungsi Goods Shelving dalam Pengelolaan Stok
Penerapan Goods Shelving memiliki beberapa fungsi penting yang dapat membantu meningkatkan kinerja pengelolaan stok, diantaranya seperti:
1. Memaksimalkan Ruang Penyimpanan
Dengan penataan rak yang terstruktur, perusahaan dapat meningkatkan kapasitas penyimpanan tanpa perlu memperluas area gudang. Dengan ruang penyimpanan yang tertata dan maksimal, perusahaan dapat meningkatkan kemampuan pemenuhan pesanan.
2. Mempercepat Proses Picking
Setiap stok barang yang tersusun rapi dan sesuai dengan kategori tentu akan memudahkan staf gudang dalam menemukan produk untuk kebutuhan picking dan proses pemenuhan pesanan berlangsung.
3. Menghindari Kesalahan Penempatan
Dengan menerapkan alur penyimpanan yang terstandarisasi, perusahaan dapat resiko kesalahan lokasi atau penyimpanan yang dapat menyebabkan selisih stok yang dapat menghambat kinerja pengelolaan stok.
4. Data Stok lebih Akurat
Setiap barang yang akan disimpan dan ditempatkan pada lokasi yang telah ditentukan akan tercatat sehingga memudahkan staf gudang untuk pelacakan dan pengelolaan stok. Dengan data yang diperbarui perusahaan dapat memantau seluruh proses secara akurat.
5. Mendukung Keamanan dan Keselamatan Kerja
Goods Shelving juga berfokus pada kualitas barang dan keamanan kerja melalui penggunaan rak yang tepat, sehingga perusahaan dapat mencegah penumpukan barang dalam gudang, menghindari kerusakan barang, serta mengurangi potensi kecelakaan kerja.
Beberapa Jenis Goods Shelving
Dalam penerapannya, terdapat beberapa jenis Goods Shelving yang umum digunakan untuk menyimpan barang dalam gudang, yaitu:
1. Fixed Location
Jenis Goods Shelving pertama yaitu dengan membuat tatanan penyimpanan yang tetap, sehingga stok barang memiliki lokasi yang sama. Jenis ini cocok untuk barang dengan pergerakan stabil, atau dengan ukuran yang sama.
2. Random Location
Berbeda dengan fixed location, jenis Goods Shelving ini dilakukan dengan menempatkan barang di lokasi yang tersedia, dengan melakukan pencatatan stok. Metode ini diterapkan untuk menghindari area penyimpanan kosong agar penggunaan gudang maksimal.
3. Zone-Based Shelving
Jenis ini dilakukan dengan membagi area gudang ke dalam beberapa zona berdasarkan kategori produk, ukuran, atau tingkat perputaran stok. Goods Shelving kemudian dilakukan mengikuti kategori yang ditetapkan untuk masing-masing produk.
4. FIFO & FEFO Placement
Jenis Goods Shelving terakhir yaitu dengan melakukan penempatan disesuaikan dengan metode First In First Out atau First Expired First Out untuk menjaga kualitas dan usia pakai dari setiap stok barang yang tersimpan.
Cara Penerapan Goods Shelving yang Optimal
Agar penerapan Goods Shelving berjalan dengan optimal dalam proses pengelolaan stok, berikut beberapa tips yang dapat diterapkan:
1. Gunakan Kode atau Label pada Lokasi
Perusahaan perlu menerapkan penggunaan kode atau label yang ditempelkan pada setiap rak berdasarkan format yang sudah ditetapkan (contoh: Zona–Lorong–Rak–Level). Format ini harus digunakan secara konsisten agar tidak menimbulkan kendala operasional.
2. Kelompokkan Barang Berdasarkan Karakteristik
Pisahkan barang berdasarkan kategori atau karakteristik tertentu dari stok barang, baik itu ukuran, berat, cara penyimpanan, atau tingkat perputaran (fast-moving & slow-moving). Dengan klasifikasi tersebut, perusahaan dapat menyesuaikan letak stok dalam gudang.
3. Lakukan Evaluasi Layout Secara Berkala
Tinjau kembali tata letak gudang dengan menggunakan data perputaran stok untuk meningkatkan efisiensi. Dengan mengoptimalkan layout gudang, perusahaan dapat menjaga proses pengelolaan stok agar tetap optimal.
4. Gunakan Sistem Digital Terintegrasi
Sebaiknya Goods Shelving diterapkan dengan menggunakan WMS dan RFID agar pencatatan dilakukan secara otomatis, serta pembaruan data stok dilakukan secara real-time dan akurat.
5. Memberikan Pelatihan Staf Gudang
Pastikan seluruh staf gudang memahami SOP pengelolaan stok, penerapan Goods Shelving yang baik, serta penggunaan teknologi digital untuk menjalankan operasional gudang dan meminimalisir proses yang dilakukan secara manual.
Peran RFID dan WMS dalam Optimalisasi Goods Shelving
Penerapan RFID dan Warehouse Management System (WMS) memungkinkan proses Goods Shelving berjalan lebih cepat, akurat, dan real-time. Berikut peran dari penggunaan teknologi ini:
1. Pelacakan Barang Secara Otomatis dan Real-Time
Dengan tag RFID yang terpasang pada setiap produk, sistem dapat mengidentifikasi barang secara otomatis. Ketika barang ditempatkan ke rak, WMS akan memperbarui data lokasi secara real-time sehingga visibilitas terhadap pengelolaan stok selalu akurat.
2. Pencatatan Riwayat Pergerakan Barang
Integrasi RFID dan WMS memungkinkan sistem merekam seluruh riwayat perpindahan barang, mulai dari proses inbound, shelving, picking, packing hingga outbound. Data pergerakan barang yang akurat memudahkan perusahaan untuk meningkatkan kinerja.
3. Pemantauan Kapasitas dan Status Penyimpanan
Perusahaan dapat memonitor kapasitas rak dan status penyimpanan secara otomatis melalui RFID dan WMS. Dengan informasi ini, perusahaan dapat menghindari penumpukan barang, menjaga keseimbangan stok, serta memaksimalkan ruang penyimpanan.
4. Analisis Kinerja Goods Shelving
Data yang dikumpulkan oleh RFID dan WMS dapat digunakan untuk menganalisis proses pengelolaan stok secara menyeluruh, seperti tingkat penggunaan area gudang, kinerja goods shelving, memantau jumlah stok, dan lainnya.Dengan informasi ini, perusahaan dapat mengambil langkah tepat untuk melakukan optimalisasi proses operasional.
5. Mengurangi Kesalahan Penempatan
Karena setiap pergerakan barang tercatat otomatis melalui RFID dan WMS, resiko salah penempatan atau kehilangan barang dapat dihindari. Selain itu, informasi lokasi yang akurat membantu mempercepat proses picking serta mendukung sistem replenishment otomatis.
Terapkan Goods Shelving yang Optimal dengan RFID dan WMS Prieds
Goods Shelving merupakan proses penting dalam pengelolaan stok yang berperan dalam menjaga kerapihan, akurasi stok, serta kelancaran operasional. Tanpa sistem penyimpanan yang terstruktur, perusahaan akan beresiko mengalami keterlambatan pengiriman, kesalahan picking, hingga kerugian.
Dengan menggunakan teknologi RFID dan WMS, proses Goods Shelving dapat dioptimalkan melalui pelacakan dan pencatatan otomatis, pemantauan lokasi real-time, pengelolaan data histori pergerakan, hingga analisis kinerja.
Sebagai penyedia RFID, Prieds menawarkan perangkat yang dirancang untuk membantu perusahaan dalam menerapkan Goods Shelving dalam pengelolaan stok. Teknologi ini mendukung pencatatan stok yang akurat, pelacakan stok secara real-time, memastikan data stok sesuai, dan mengotomatisasi proses pengelolaan stok secara keseluruhan.
RFID dari Prieds dapat diintegrasikan dengan WMS, sehingga memberikan perusahaan fleksibilitas dan kemudahan untuk menerapkan Goods Shelving. Konsultasi dengan tim ahli Prieds untuk mengetahui solusi teknologi RFID dan sistem yang tepat bagi bisnis Anda.


