top of page

Mengenal Inventory Forecasting : Pengertian, Manfaat dan Jenisnya

Permintaan konsumen yang bergerak begitu dinamis, mendorong perusahaan untuk mampu meramalkan dan mengelola inventaris secara akurat dan optimal. Melalui inventory forecasting, perusahaan dapat menetapkan berapa banyak barang yang harus disimpan, agar selaras dengan permintaan konsumen.


Agar hasil inventory forecasting menjadi akurat, perusahaan perlu mengelola data konsumen secara lengkap, serta memperhatikan waktu tertentu yang memiliki lonjakan permintaan. Salah satu cara untuk dapat meraih hal tersebut, perusahaan dapat memanfaatkan sistem manajemen inventory. Sistem ini memberikan perusahaan kemampuan untuk mengelola seluruh pengelolaan inventaris dan data konsumen secara akurat, sehingga penyusunan forecasting menjadi tepat.


Pengertian Inventory Forecasting

Inventory forecasting merupakan proses penyusunan perkiraan stok barang yang dibutuhkan dan disimpan oleh perusahaan untuk memenuhi permintaan konsumen. Proses Ini membutuhkan analisis beberapa data penting, seperti riwayat transaksi, tren pasar, dan faktor lain yang mungkin berpengaruh pada kebutuhan stok barang perusahaan.


Manfaat Inventory Forecasting bagi Bisnis

Manfaat Inventory Forecasting bagi Bisnis

Melakukan inventory forecasting memiliki berbagai manfaat bagi perusahaan. Berikut adalah manfaat dari penyusunan perkiraan inventaris :


1. Manajemen Stok yang Optimal

Inventory forecasting memberikan perusahaan wawasan terkait tingkat permintaan konsumen pada masa yang akan datang. Hal ini akan mempermudah perusahaan dalam mengoptimalkan pengelolaan stok barang dalam gudang. Sehingga perusahaan terhindar dari kerugian akibat kekurangan stok, maupun kelebihan stok barang.


2. Perencanaan Keuangan yang Lebih Baik

Hasil forecasting yang akurat dapat membantu perusahaan untuk melakukan perencanaan keuangan dengan lebih baik. Melalui inventory forecasting perusahaan dapat meningkatkan efisiensi alokasi anggaran, perencanaan pengeluaran produksi, dan manajemen arus kas secara keseluruhan. Selain itu, perusahaan juga dapat meminimalisir biaya yang terkait dengan penyimpanan, manajemen stok dan risiko kelebihan maupun kekurangan stok.


3. Pelayanan Konsumen lebih Baik

Ketersediaan kebutuhan produk secara konsisten dan pemenuhan pesanan tepat waktu merupakan dua faktor penting untuk meningkatkan kepuasan konsumen. Dengan memahami perubahan tren permintaan pasar yang dinamis, perusahaan dapat memastikan ketersediaan produk setiap saat. Dengan begitu perusahaan dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas konsumen.


4. Perusahaan lebih Adaptif dan Responsif terhadap Perubahan Pasar

Sistem manajemen inventory memastikan seluruh data dan informasi tersusun dengan baik sehingga hasil forecasting menjadi akurat. Perkiraan permintaan yang tepat membuat perusahaan dapat beradaptasi dan lebih responsif terhadap perubahan permintaan pasar. Hal ini juga membuat perusahaan mampu untuk bersaing dan memenangkan pasar, melalui penyediaan produk secara tepat.


3 Metode dalam Melakukan Inventory Forecasting pada Perusahaan

Inventory forecasting dapat diimplementasikan melalui berbagai jenis metode, tergantung pada kebutuhan dan karakteristik bisnis. Beberapa jenis inventory forecasting yang umum digunakan termasuk:


Metode Inventory Forecasting Qualitative

Metode inventory forecasting ini mengharuskan perusahaan untuk mengumpulkan informasi langsung dari konsumen untuk memahami kebutuhan dan preferensi mereka. Proses ini umumnya dilakukan dengan teknik yang cukup rumit salah satunya seperti melakukan riset pasar. Hasil dari data tersebut kemudian digunakan untuk menyusun forecasting inventory sesuai dengan kebutuhan konsumen.


Metode Inventory Forecasting Quantitative

Metode kuantitatif dapat dilakukan dengan banyak riwayat data yang dimiliki perusahaan, sehingga hasil inventory forecasting semakin akurat. Metode ini menjadi efektif ketika perusahaan memiliki kumpulan data relevan dalam jumlah besar terkait kebutuhan konsumen dan riwayat pesanan.


Metode Inventory Forecasting berbasis Tren

Trend forecasting merupakan metode yang melihat perubahan pola permintaan suatu produkdari waktu ke waktu. Pada proses ini, perusahaan memanfaatkan riwayat data penjualan dan pertumbuhan sebagai bahan penyusunan proyeksi permintaan di masa depan. Dengan begitu, perusahaan akan dapat menyediakan produk yang tepat pada setiap konsumennya.


Raih Hasil Inventory Forecasting yang Akurat dengan Sistem Manajemen Inventory Prieds

Inventory forecasting memiliki peranan penting dalam menjaga tingkat stok barang dalam gudang sekaligus juga mempengaruhi kepuasan konsumen. Untuk dapat melakukan forecasting dengan akurat, perusahaan dapat menerapkan teknologi seperti Sistem Manajemen Inventory. 


Penerapan Sistem Manajemen Inventory memberikan perusahaan visibilitas dan kontrol penuh pada  seluruh proses pengelolaan stok barang, juga pengelolaan data yang akurat dan memberikan kemampuan analisis yang mendalam. Selain itu sistem ini dapat dikonfigurasi agar sesuai dengan kebutuhan spesifik manajemen gudang perusahaan.


Sebagai salah satu perusahaan yang menyediakan Sistem Manajemen Inventory untuk perusahaan, Prieds menawarkan sistem yang dapat dikonfigurasi sesuai kebutuhan perusahaan, dan hadir sebagai solusi inventory forecasting yang efisien, efektif dan akurat melalui integrasi antara hardware dengan software. Beragam fitur dari Sistem Manajemen Inventory Prieds dapat membantu perusahaan diberbagai industri untuk mengelola inventaris gudang secara maksimal.


Anda dapat mempelajari lebih lanjut terkait Inventory Forecasting dengan Sistem Manajemen Inventory melalui konsultasi dengan tim ahli secara gratis. Dapatkan Software yang dilengkapi dengan fitur lengkap, keamanan terbaik dan kemudahan penggunan yang sesuai dengan kebutuhan pada perusahaan dengan Prieds.

18 tampilan0 komentar

Commentaires


bottom of page