top of page

Atasi Beberapa Permasalahan Distribusi dengan Menerapkan Software Rantai Pasok

Diperbarui: 11 Nov 2023

Perusahaan distribusi merupakan salah satu pihak penting dalam rangkaian aktivitas supply chain atau rantai pasok. Untuk dapat memastikan produk dapat dengan mudah mencapai pengguna akhir, perusahaan distribusi perlu melakukan kerjasama dengan pihak terkait dalam rantai pasok dan juga berfokus dalam mengelola arus pergerakan setiap stok barang yang dimiliki.


Mengelola supply chain merupakan hal yang kompleks dan membutuhkan ketelitian. Untuk itu, perusahaan distribusi dapat menggunakan software, yang dapat mengoptimalkan pengiriman barang layanan, serta informasi pembelian, pengiriman serta data terkait stok barang yang didistribusikan. Perusahaan juga dapat memanfaatkan software supply chain untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam memenuhi seluruh permintaan dari konsumen.


Beberapa Permasalahan dalam Bisnis Distribusi

Beberapa Permasalahan Perusahaan Distribusi

Dalam menjalankan bisnis, perusahaan distribusi juga tentu kerap dihadapkan dengan beberapa permasalahan yang dapat mengganggu operasional bisnis, maupun kinerja perusahaan dalam rangkaian rantai pasok. Berikut beberapa permasalahan umum yang perlu diperhatikan dalam mengelola distribusi stok barang :


1. Tidak Menerapkan Sistem Nomor Stok atau SKU

Salah satu masalah management distribusi terbesar adalah menjaga akurasi berkaitan dengan stok atau persediaan barang. Apalagi, persediaan stok barang ini harus selalu diperbarui setiap hari.


Distribusi berhadapan dengan pengelolaan stok barang dalam jumlah yang besar. Kesalahan seperti selisih jumlah stok barang, akibat pencatatan yang tidak akurat maupun kehilangan stok barang bisa saja terjadi. Hal ini tentu dapat menghambat perusahaan distribusi dalam memenuhi permintaan.


2. Pencatatan Stok Barang secara Manual

Masalah umum lainnya, disebabkan oleh kesalahan pencatatan manual. Besarnya volume stok barang yang keluar maupun masuk dalam gudang, menuntut para staff agar dapat mengelola stok barang secara teliti. Namun, jika masih menerapkan pencatatan secara manual, resiko terjadi selisih jumlah dan kehilangan stok barang menjadi lebih besar.


Pencatatan stok barang dalam gudang perusahaan distribusi tentu memiliki prosedur perhitungan, memperbarui langsung dalam sistem, dan sebagainya. Dibutuhkan ketelitian, konsentrasi, serta skill dari staff gudang. Selain itu, pengelolaan data dan dokumen yang terorganisir juga perlu dilakukan agar pencatatan stok barang berjalan dengan optimal.


3. Riwayat Data Keuangan tidak Tersimpan dengan Baik

Industri kecil atau besar, semuanya memiliki transaksi keuangan yang terus berlangsung, baik dengan mitra ataupun pelanggan. Karena bersifat bisnis, segala hal yang menyangkut dokumen, seperti utang-piutang dan dokumen keuangan lain perlu dicatat dan disimpan dengan rapi.


Hal ini dibutuhkan saat kondisi data tersebut perlu disajikan sewaktu-waktu ketika melakukan evaluasi perusahaan. Pengelolaan riwayat data yang tidak dilakukan dengan terorganisir menjadi salah satu penghambat operasional perusahaan. Beberapa kendala yang muncul akibat data tidak lengkap diantaranya yaitu kehilangan stok barang, kerugian perusahaan, hingga mengakibatkan hilangnya kepercayaan mitra maupun konsumen terhadap perusahaan distribusi


4. Informasi tidak Terbarui secara Real-Time

Perusahaan distribusi membutuhkan management inventory yang optimal. Hal ini diperlukan untuk dapat melacak pengiriman stok barang dan mengetahui stok barang yang tersimpan dalam gudang.


Informasi terkait manajemen stok barang perlu diketahui oleh staff yang bertanggungjawab dalam pengelolaan secara real-time. Sehingga, kinerja staf menjadi lebih efisien, perusahaan distribusi dapat memastikan stok barang sampai ketujuan sesuai jadwal, serta stok barang yang dimiliki cukup untuk memenuhi setiap permintaan yang ada.


5. Mengatur Perhitungan Bonus dan Promo

Industri distribusi umumnya memiliki daftar harga yang beragam berdasarkan jenis dan kebutuhan konsumen. Untuk konsumen tetap, tentu perusahaan distribusi dapat memberikan bonus ataupun promo tertentu. Agar perhitungan promo tidak tercampur antara pelanggan tetap dan pelanggan baru, perusahaan perlu menyediakan pencatatan data konsumen, riwayat transaksi, dokumen pesanan dan pembayaran. Dengan data tersebut, perusahaan dapat mengetahui harga yang tepat bagi konsumennya.


Gunakan Software Rantai Pasok Terbaik dari Prieds untuk Tingkatkan Bisnis Perusahaan Distribusi

Beberapa permasalahan yang disebutkan diatas, sebagian besar disebabkan oleh pengelolaan yang masih dilakukan secara manual. Mulai dari mencatatan, pengelolaan data, hingga pemantauan yang kurang akurat dapat menjadi penghambat perusahaan distribusi untuk meningkatkan bisnis maupun menghambat rantai pasok.


Untuk dapat mengatasi permasalahan tersebut, perusahaan distribusi dapat menerapkan manajemen stok barang dan rantai pasok secara efisien. Mulai dari manajemen yang baik, memiliki perencanaan matang, manajemen data yang terorganisir dan akurat, proses distribusi yang cepat dan tepat dengan menerapkan software rantai pasok.


Perusahaan distribusi dapat menjalankan rantai pasok dan operasional bisnis dengan lebih efisien dan efektif melalui sistem ini. Memiliki sistem rantai pasok memungkinkan perusahaan untuk melakukan proses operasional secara cepat dan tepat, serta meningkatkan kerjasama antar pihak dalam rantai pasok.


Sebagai startup penyedia Software Supply Chain, Prieds Technology hadir sebagai solusi \melalui software yang dapat terhubung dengan hardware melalui teknologi IoT, dan software ERP dan Warehouse Management System (WMS). Beragam fitur software supply chain Prieds dapat membantu bisnis untuk mengoptimalisasi tiap tahap dalam proses bisnis distribusi dan meningkatkan kinerja rantai pasok.


Anda dapat mempelajari lebih lanjut terkait solusi permasalahan distribusi dalam proses supply chain yang efisien dengan software terbaik melalui konsultasi dengan tim ahli Prieds. Dapatkan kemudahan dalam mengelola supply chain bersama Prieds pada bisnis Anda.

25 tampilan0 komentar

Comments


bottom of page