Zero Touch Receiving: Arti, Fungsi, Tips Pengelolaan dan Optimalisasi
- Kevin Ramadhani

- 17 jam yang lalu
- 4 menit membaca
Kecepatan dan akurasi proses penerimaan barang menjadi faktor penting yang dapat mempengaruhi efisiensi manajemen gudang. Semakin tinggi volume barang yang masuk, maka semakin besar resiko terjadinya keterlambatan, kesalahan pencatatan, hingga ketidaksesuaian data stok apabila proses dilakukan secara manual.
Untuk mengatasi tantangan ketika volume barang meningkat, perusahaan perlu menerapkan konsep Zero-Touch Receiving, atau proses penerimaan barang yang berlangsung secara otomatis. Konsep ini memungkinkan barang yang datang langsung teridentifikasi, diverifikasi, dan tercatat tanpa memerlukan proses input data manual.

Arti Zero Touch Receiving dalam Manajemen Gudang
Zero-Touch Receiving adalah salah satu metode penerimaan barang yang dilakukan secara otomatis untuk melakukan proses pencatatan dan verifikasi data. Metode ini akan dapat membaca informasi barang yang masuk melalui teknologi identifikasi otomatis, kemudian dicocokkan dengan data pengiriman, purchase order, atau advance shipping notice (ASN) secara real-time.
Melalui metode Zero-Touch Receiving, perusahaan dapat meminimalisir aktivitas manual saat proses penerimaan barang, seperti menghitung barang, melakukan pencatatan stok, atau memperbarui stok secara manual. Dengan begitu, barang dapat segera diproses menuju area penyimpanan atau tahap berikutnya dengan lebih cepat dan akurat.
Fungsi Zero Touch Receiving dalam Manajemen Gudang
Penerapan Zero Touch Receiving memiliki beberapa fungsi penting yang dapat membantu meningkatkan kinerja manajemen gudang, antara lain seperti:
1. Mempercepat Proses Penerimaan Barang
Zero Touch Receiving memungkinkan barang diterima dan tercatat dengan cepat tanpa perlu pendataan secara manual. Hal ini akan mempengaruhi efisiensi pergerakan barang dari area receiving menuju lokasi penyimpanan.
2. Meningkatkan Akurasi Data Stok
Seluruh informasi barang yang diterima akan langsung tercatat ke dalam sistem, sehingga perusahaan dapat mengurangi resiko kesalahan input data, duplikasi pencatatan, maupun ketidaksesuaian jumlah stok.
3. Mengurangi Proses Manajemen Gudang Manual
Zero-Touch Receiving membantu perusahaan untuk mengurangi aktivitas administrasi dan pengelolaan gudang secara manual, sehingga tenaga kerja dapat difokuskan pada pekerjaan yang memiliki nilai tambah lebih tinggi, seperti melakukan kontrol kualitas stok.
4. Meningkatkan Visibilitas Manajemen Gudang
Data penerimaan barang akan langsung diperbarui ke dalam sistem melalui penerapan Zero Touch Receiving, sehingga perusahaan dapat memantau seluruh aktivitas manajemen gudang, termasuk kondisi stok secara real-time.
5. Mempercepat Proses Putaway
Karena data barang telah tervalidasi secara otomatis dengan Zero Touch Receiving, sistem dapat segera memproses barang menuju lokasi penyimpanan yang sesuai tanpa menunggu proses administrasi tambahan.
Tips Pengelolaan Zero Touch Receiving yang Optimal
Agar pengelolaan Zero Touch Receiving dalam manajemen gudang menjadi optimal, perusahaan dapat menerapkan beberapa tips berikut:
1. Gunakan Data Stok yang Akurat
Data terkait stok, baik pengiriman, purchase order, atau advance shipping notice dari supplier perlu dikelola dengan baik untuk membantu sistem melakukan verifikasi otomatis saat barang tiba di gudang.
2. Standarisasi Proses Penerimaan dan Identifikasi Barang
Untuk memudahkan seluruh proses manajemen gudang, setiap tahap penerimaan dan identifikasi barang harus memiliki prosedur operasional yang konsisten agar dapat dikenali sistem secara otomatis tanpa kendala.
3. Lakukan Monitoring Kualitas Stok dan Data Secara Berkala
Pemeriksaan kualitas stok dan data penting untuk dilakukan secara rutin agar perusahaan dapat memastikan informasi yang akurat dan transparan antara pihak supplier dan pihak gudang tetap terjaga.
4. Optimalkan Layout Area Receiving
Area penerimaan perlu dirancang dan disesuaikan dengan kebutuhan operasional dengan mempertimbangkan metode Zero Touch Receiving, sehingga proses identifikasi dan perpindahan barang lebih efisien.
5. Terapkan Pemantauan Manajemen Gudang Real-Time
Perusahaan perlu melakukan monitoring secara langsung terhadap seluruh proses manajemen gudang, sehingga perusahaan dapat mendeteksi anomali atau ketidaksesuaian penerimaan dengan lebih cepat.
Peran WMS dan RFID untuk Optimalisasi Zero Touch Receiving
Penerapan teknologi, seperti WMS dan RFID merupakan salah satu cara untuk mewujudkan Zero-Touch Receiving yang optimal dalam manajemen gudang. Teknologi ini memungkinkan memiliki beberapa peran penting seperti:
1. Identifikasi Barang Otomatis Tanpa Pemindaian Manual
RFID memungkinkan setiap barang, pallet, maupun container memiliki tag yang dapat terbaca secara otomatis ketika melewati area receiving. Sistem dapat mengenali banyak item sekaligus sehingga proses penerimaan dapat dilakukan dengan cepat.
2. Verifikasi Penerimaan Secara Real-Time
Saat barang masuk ke gudang, data RFID langsung dibandingkan dengan purchase order, ASN, atau jadwal pengiriman yang tersimpan di dalam WMS. Proses verifikasi berlangsung otomatis, sehingga ketidaksesuaian dapat segera terdeteksi.
3. Pembaruan Stok Otomatis
Dalam Zero Touch Receiving, setelah barang tervalidasi melalui RFID, WMS secara otomatis memperbarui data stok tanpa perlu memerlukan input manual. Informasi stok menjadi lebih akurat dan selalu tersedia secara real-time.
4. Otomatisasi Proses Putaway dan Pelacakan Barang
Setelah receiving selesai, WMS dapat langsung menentukan lokasi penyimpanan terbaik berdasarkan kapasitas gudang, ciri produk, maupun strategi penyimpanan yang diterapkan perusahaan, dan RFID membantu memastikan stok disimpan di lokasi yang tepat.
5. Pemantauan Status Penerimaan Secara Menyeluruh
Dengan menerapkan Zero Touch Receiving, perusahaan dapat memantau status penerimaan barang secara real-time berkat RFID dan WMS, termasuk jumlah barang yang telah diterima, barang yang masih menunggu verifikasi, serta potensi kendala pengiriman.
6. Mendukung Analisis Kinerja Receiving
Riwayat data Zero Touch Receiving akan tersimpan dalam WMS, sehingga memungkinkan perusahaan untuk mengevaluasi performa seluruh tahap manajemen gudang, termasuk proses receiving, sehingga perusahaan dapat mengambil tindakan perbaikan dengan cepat.
Kelola Zero Touch Receiving dengan Optimal melalui WMS dan RFID Prieds
Zero-Touch Receiving merupakan salah satu metode dalam manajemen gudang yang memungkinkan proses penerimaan barang berlangsung secara otomatis tanpa melakukan proses manual. Penerapan metode ini melalui RFID dan WMS dapat membantu perusahaan meningkatkan kecepatan operasional, akurasi inventaris, produktivitas tenaga kerja, serta visibilitas stok secara real-time.
Sebagai penyedia RFID, Prieds menawarkan perangkat yang dirancang untuk membantu perusahaan dalam menerapkan Zero Touch Receiving. Sistem ini memungkinkan identifikasi barang otomatis, pembaruan stok real-time, pelacakan pergerakan barang secara menyeluruh, otomatisasi putaway, serta pengurangan kesalahan operasional
RFID PriedsĀ juga dapat diintegrasikan dengan WMS, sehingga memberikan perusahaan fleksibilitas dan kemudahan untuk menerapkan Zero Touch Receiving. KonsultasiĀ dengan tim ahli Prieds untuk mengetahui solusi software yang tepat bagi bisnis Anda.







