Penerapan Sistem IoT Industri New Normal

Minggu lalu, kami telah membahas tentang peluang penerapan sistem IoT untuk menyelesaikan berbagai masalah. Mungkin kita semua sudah menyadari bahwa pandemi akan berdampak lama pada bisnis, bahkan setelah mereda. Dari sisi konsumen, industri mungkin melihat pergeseran permanen menuju sistem ‘contactless’ yang lebih besar. Penerapan strategi baru ini mungkin harus dilakukan disepanjang supply chain untuk dapat bergerak lebih cepat.

Pada artikel ini, sistem IoT pun juga dapat mempercepat mengembalikan operasi menjadi ‘normal’––meningkatkan ketahanan jangka panjang dengan penggunaan sistem yang berfokus pada perbaikan di tiga area: konektivitas dan cybersecurity, optimalisasi asset, dan stabilitas revenue atau pendapatan.

Baca juga: Peluang Internet of Things (IoT) untuk Industri

Penerapan Sistem IoT (Sumber: David Levêque unsplash.com)

Konektivitas dan Cybersecurity

Konektivitas dan cybersecurity yang kuat memungkinkan visibilitas yang lebih baik di seluruh supply chain, memungkinkan industri merespons gangguan dengan lebih cepat. Waktu yang dibutuhkan untuk meningkatkan konektivitas dan cybersecurity akan bervariasi, sebagian besar bergantung pada pengaturan operasional perusahaan, termasuk jumlah mesin dan solusi perangkat lunak yang ada.

1. Memastikan Konektivitas dengan Sistem IoT

Banyak perusahaan memiliki kebutuhan yang mendesak untuk menyediakan akses jarak jauh dan kontrol berbagai mesin kepada karyawan. Setiap mesin yang terhubung ke internet akan bisa dipantau dari jarak jauh serta pengambilan data ke dashboard dapat dilakukan. Hal ini telah banyak diterapkan oleh pabrik untuk memastikan bahwa seluruh supply chain terjaga. Apalagi, dengan COVID-19, ini adalah kesempatan bagi pabrik untuk optimasi, ketika ‘waktu tunggu’ mesin atau pabrik lebih lama.

2. Cybersecurity

Ketika perusahaan semakin mendigitalkan operasi manufaktur mereka, cybersecurity menjadi lebih penting. Perusahaan dapat melakukan beberapa tindakan cybersecurity sederhana, seperti pembaruan software dan pembaruan firmware hardware seiring dengan konektivitas. Langkah-langkah kecil ini membantu meminimalkan risiko cybersecurity secara keseluruhan.

Salah Satu Ilustrasi Asset Management dengan RFID (Sumber: scnsoft.com)

Optimasi Aset & Procurement

Ada beberapa kasus penggunaan sistem IoT yang dapat membantu perusahaan industri menyesuaikan diri ke kondisi ‘new normal’ setelah krisis dengan mengoptimasi aset dan menciptakan basis biaya yang lebih fleksibel.

1. Pengoptimalan Aset Berkemampuan IoT

Kasus penggunaan ini melibatkan penggunaan analitik canggih untuk mengidentifikasi akar penyebab dan tindakan pencegahan yang terkait dengan tiga pendorong efektivitas peralatan secara keseluruhan (OEE): ketersediaan, kinerja, dan kualitas. Misalnya, pemasok dirgantara memiliki OEE rendah saat memproduksi komponen pesawat yang penting. Kemudian menggunakan solusi sistem IoT untuk memantau dan mendeteksi masalah tertentu, seperti keausan alat dan bahan yang hilang. Berdasarkan informasi sensor ini, perusahaan dapat mengoptimalkan urutan pekerjaan di ruang kendali pusat. Dengan perbaikan ini, perusahaan mencapai 80 persen OEE. Alat sistem IoT juga dapat membantu perusahaan menemukan masalah yang sebelumnya tidak diketahui dalam supply chain.

2. Transparansi Procurement (Pengadaan Stok) Real-Rime

Alat sistem IoT dapat membantu perusahaan mengoptimalkan pengadaan dengan menggunakan informasi real-time tentang tingkat persediaan dan kapasitas produksi. Hal ini penting untuk menentukan jumlah apa yang harus dipesan dan membantu negosiasi ulang kontrak yang cepat. Prieds Technology mengadopsi fitur ini di dalam sistem ERP bisnis. Modul production serta purchasing and procurement telah digunakan bisnis untuk mempermudah pengaturan. Fitur ini sangat relevan selama krisis saat ini karena harga komoditas telah turun secara signifikan. Ambil contoh minyak dan tembaga, yang keduanya mengalami penurunan harga sekitar 20 sampai 25 persen. Mengoptimalkan alokasi vendor dan meningkatkan strategi negosiasi biasanya menghasilkan pengurangan 2 hingga 5 persen dalam biaya bahan baku.

Penerapan Sistem IoT

Ilustrasi Value Chain IoT di Industri (Sumber: pinimg.com)

Studi Visi Manufaktur 2017 melaporkan bahwa 62% produsen di seluruh dunia masih menggunakan metode berbasis spreadsheet untuk melacak aset mereka. Namun, pada tahun 2022, angka ini diperkirakan akan turun menjadi hanya20% karena pengembangan lebih lanjut dari solusi IoT dan asset tracking

Stabilitas Pendapatan

Dengan memastikan stabilitas pendapatan selama siklus bisnis, perusahaan dapat menjadi lebih tangguh ketika menghadapi penurunan yang tidak terduga. Pertimbangkan beberapa kasus penerapan sistem IoT yang dapat membantu mencapai tujuan ini.

1. Peningkatan Penjualan dan Layanan

Kasus penggunaan yang berpusat pada pelanggan ini dapat meningkatkan pendapatan dan kepuasan pelanggan. Dengan menerapkan dashboard analitik seperti yang disediakan oleh Prieds Technology, perusahaan dapat menentukan strategi terbaik. Data tersebut dapat mencakup informasi tentang kondisi mesin real-time dan historis, bahkan catatan supplier dan pelanggan. Alat sistem IoT yang relevan juga dapat memperkirakan bagaimana pelanggan mungkin merespons ketika mereka menghadapi masalah layanan tertentu atau ditawarkan berbagai opsi, seperti peningkatan layanan atau pasokan suku cadang atau bahan habis pakai. Dampak pendapatan dari kasus penggunaan ini sangat bervariasi menurut industri, sebagian besar bergantung pada pentingnya layanan after sales. Perusahaan juga dapat menerapkan kasus penggunaan ini secara internal untuk menentukan strategi untuk tim mereka sendiri.

Penerapan Sistem IoT

2. Optimalisasi Harga yang Dinamis

Alat yang mendukung sistem IoT dapat menganalisis data tentang penawaran dan permintaan dari aset yang terhubung secara hampir real-time, termasuk informasi tentang tingkat stok, kapasitas yang tersedia, jadwal produksi, dan tanggal pengiriman yang diantisipasi. Berdasarkan analisis ini, alat merekomendasikan harga terbaik untuk tanggal tertentu, sehingga perusahaan dapat lebih sering melakukan pembaruan. Kasus penggunaan ini biasanya meningkatkan pendapatan hingga 5 hingga 8 persen. Prieds Technology menyediakan dashboard yang dapat memudahkan perusahaan melakukan hal ini.

#Jakarta #SistemIoT #IoT #NewNormal #COVID19 #Indonesia #Bisnis #Teknologi

1 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua